Badan Jalan Provinsi di Utara Flores Ambruk, Kadis PU Ende: Tidak Mau Gegabah
January 12, 2026 02:38 PM

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo

TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Dinas PUPR Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas PUPR Kabupaten Ende melakukan respon cepat terhadap bencana banjir yang mengakibatkan ambruknya badan jalan di wilayah Utara Pulau Flores, Minggu (11/1/2026) sore.

Berdasarkan laporan yang diterima TribunFlores.com dari Kepala Desa Wewaria, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, Firmus Lise, Senin (12/1/2026), pagi, badan jalan provinsi tepatnya di Dusun Maumeri, Desa Wewaria, Kecamatan Wewaria ambruk sehingga akses transportasi di wilayah Utara Pulau Flores terancam putus total.

Ruas jalan tersebut merupakan akses transportasi vital yang menghubungkan tiga kabupaten di wilayah Utara Pulau Flores yakni Kabupaten Sikka, Ende dan Nagekeo dan merupakan jalur ramai.

Baca juga: Rumah Warga di Dusun Paupanda 2 Wewaria Ende Terendam Banjir, Puluhan KK Terdampak

Menuju Lokasi

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ende, Mustakim Mustaqim Mberu mengatakan, saat ini pihaknya sedang menuju lokasi kejadian di Kecamatan Wewaria.

"Saya sedang menuju lokasi, saya sudah koordinasi dengan Kadis PU Provinsi NTT, tadi Kadis PU provinsi omong sama saya bahwa sudah ada perintah Pak Gubernur untuk segera dikerjakan jadi ini kami ke lokasi untuk melihat bagaimana penanganan daruratnya sambil terus berkoordinasi dengan provinsi," kata Mustaqim Mberu, Senin (12/1/2026) pagi.

Dikatakannya, lokasi ambruknya badan jalan provinsi di wilayah Utara Pulau Flores tepatnya di Kecamatan Wewaria itu merupakan lokasi baru.

Sedangkan sejumlah titik yang juga rusak parah dan terancam ambruk sudah dilaporkan ke Dinas PUPR Provinsi NTT.

"Jadi kita tidak mau gegabah karena ini tangung jawab Pemprov, apapun itu kita pemerintah ingin memastikan bahwa masyarakat tetap bisa melalui jalan itu, apapun caranya tetap kita lakukan dan akan terus kita berkoordinasi dengan Pemprov," pungkasnya.

Kepala Desa Wewaria, Firmus Lise yang dikonfirmasi TribunFlores.com Senin (12/1/2026) pagi mengatakan jalan provinsi itu merupakan jalur ramai di wilayah Utara yang menghubungkan tiga kabupaten di Pulau Flores yakni Kabupaten Sikka, Ende dan Nagekeo.

"Ruas jalan ini bisa dari Maumere - Mbay bisa juga dari Detusoko - Maukaro, ini akibat banjir yang terjadi kemarin setelah hujan dari kemarin sore, jalan ini putus sekitar tadi malam," ungkap Firmus Lise.

Firmus menyebutkan, akses transportasi di ruas jalan tersebut hanya bisa dilewati kendaraan kecil (pikap). 

Itupun harus melintasi di luar badan jalan guna menghindari kerusakan yang lebih parah.

"Yang bisa lewat sekarang ini hanya pikap, kalau dum truk tidak bisa, kalau pikap itupun harus lewat di pinggir aspal, lewati badan jalan," tambahnya.

Dikatakannya, kejadian tersebut sudah dilaporkan ke BPBD dan Dinas PU Kabupaten Ende agar segera ditangani.

Selain ambruknya badan jalan, banjir setinggi setengah meter juga menggenangi rumah warga di Dusun Paupanda 2 dan sebagian lahan persawahan warga.

"Tadi saya sudah telepon BPBD dan katanya hari ini juga atas perintah Bupati mereka mau turun tinjau lokasi banjir di permukiman warga di Dusun Paupanda 2," pungkasnya. (Bet)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.