Agen Mossad Israel Menyusup Demo hingga Serang Polisi, Menlu Araghchi Murka & Beri Ancaman Keras
January 12, 2026 02:42 PM

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan, agen Mossad Israel menyerang para polisi di Iran saat aksi demo berlangsung. 

Pihaknya kembali menegaskan, bahwa pemerintah Teheran tak gentar menyerang Israel dan pasukan Amerika Serikat jika bertindak menggunakan kekerasan. 

Pernyataan itu disampaikan Araghchi melalui cuitannya di media sosial X pada Minggu (11/1). 

Araghchi juga memperingatkan AS dan Israel mengenai konsekuensinya jika mendukung para perusuh dalam aksi unjuk rasa di Iran.

Lebih lanjut, Araghchi mempertanyakan, apakah pemerintah AS akan memberi toleransi atas aksi serupa jika peristiwa terjadi di AS.

"jika Anda menyentuh petugas atau agen federal, Anda akan menghadapi hukuman seberat-beratnya sesuai hukum."

Hal senada disamapaikan Sekretaris Dewan Keamanan Iran Ali Larijani. 

Pihaknya menyatakan, agen Mossad Israel itu menyusup di antara para pengunjuk rasa dan menjalankan aksi kekerasan. 

Larijani menyebut strategi yang dilakukan jaringan itu mirip dengan taktik ISIS.

Menurutnya, kerusuhan yang terjadi di Iran belakangan ini harus dipisahkan dari aksi unjuk rasa yang dipicu oleh krisis ekonomi.

Sebelumnya, Menteri Warisan Budaya Israel Amichai Eliyahu mengakui agen Mossad kini beroperasi di Iran. 

Ia menyebut, agennya dikerahkan di Teheran selama perang 12 hari antara Iran dan Israel pada Juni 2025.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.