- Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan protes merupakan hak legal rakyat, namun meminta masyarakat menjauh dari para perusuh yang menurutnya dilatih Amerika Serikat dan Israel untuk memicu kekerasan.
Dalam wawancara televisi Senin (12/1/2026), ia menyatakan pemerintah berkomitmen menyelesaikan persoalan ekonomi, memastikan keadilan, serta membuka dialog dengan para demonstran, pengusaha, dan pedagang pasar.
Pezeshkian juga menuding para perusuh terlibat pembakaran masjid dan Al-Qur’an serta pembunuhan, dan menyerukan rakyat mendukung langkah tegas aparat keamanan.
(Tribun-Video/Tasnim News).
#Masoud Pezeshkian #Demo #Teheran