SRIPOKU.COM, JAKARTA – Pengemudi mobil sedan BMW warna putih kini masih misteri.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) menegaskan bahwa pelat dinas yang digunakan pada mobil sedan BMW putih yang viral di media sosial adalah palsu dan tidak sah.
Penegasan ini disampaikan Kepala Biro Umum (Karoum) Sekretariat Jenderal Kemhan, Marsekal Pertama TNI Toni Setiawan, menanggapi beredarnya video mobil berpelat dinas Kemhan nomor 51692-00.
“Menanggapi video di media sosial yang menampilkan mobil sedan BMW putih dengan pelat dinas Kemhan 51692-00, Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa pelat tersebut palsu dan tidak sah, serta tidak pernah diberikan izin penggunaannya,” ujar Toni dalam keterangan tertulis, Senin (12/1/2026).
Toni menjelaskan, berdasarkan ketentuan yang berlaku, kendaraan dinas di lingkungan Kemhan berwarna hitam dan sedan BMW tidak termasuk dalam daftar inventaris kendaraan dinas Kemhan.
Selain itu, hasil penelusuran data inventaris Biro Umum Setjen Kemhan menunjukkan bahwa pelat nomor 51692-00 sudah tidak terdaftar karena masa berlakunya telah berakhir.
Kemhan mengakui bahwa pelat nomor tersebut memang pernah digunakan secara resmi oleh Mayjen TNI (Purn) Sudibyo saat menjabat sebagai Wakil Rektor I Universitas Pertahanan Republik Indonesia.
Namun, pelat yang sama juga pernah disalahgunakan pada kendaraan lain dan sempat viral pada awal tahun 2025.
“Penyalahgunaan pelat dinas merupakan pelanggaran hukum dan tidak mencerminkan kebijakan institusi,” tegas Toni.
Saat ini, Kemhan berkoordinasi dengan POM TNI, Polri, serta aparat penegak hukum untuk melakukan penertiban.
Kemhan juga mengimbau masyarakat agar menyikapi informasi di media sosial secara bijak dan menunggu klarifikasi resmi.
Sebelumnya, sebuah video viral di akun TikTok @wkwkland188 memperlihatkan mobil BMW putih berpelat dinas Kemhan melintas di jalan raya.
Dalam video tersebut, penumpang di kursi depan kiri terlihat mengeluarkan tangan sambil memegang rokok, sehingga memicu sorotan warganet.