TRIBUNJATIM.COM - Sosok pelaku penjambretan di Dusun Beltok, Desa Plakpak, Kabupaten Pamekasan masih belum dirilis polisi.
Tetapi pihaknya sudah menangkap pelaku begal yang menewaskan seorang lansia bernama Sumriyeh.
Lansia bernama Nenek Sumriyeh (60) tewas di lokasi kejadian setelah terjadi kecelakaan yang juga menimpa anak serta cucunya.
Belakangan video dan foto-foto kecelakaan serta penjambretan itu viral di media sosial, banyak isu yang menduga bahwa pelaku merupakan kepala dusun setempat.
Pelaku penjambretan yang berujung menewaskan nenek Sumriyeh (60) di Dusun Beltok, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan berhasil diringkus polisi, Minggu (11/1/2026)
Korban jambret Sumriyeh meninggal akibat kecelakaan setelah sepeda motor yang ditumpangi oleng saat jambret bermotor beraksi pada Rabu (7/1/2026).
Infomasi yang dihimpun Kompas.com seperti dilansir TribunJatim.com, Senin (12/1/2026), pelaku ditangkap jajaran Satreskrim Pamekasan di Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang pada Sabtu (10/1/2026)
"Dia tetangga teman saya. Kebetulan sebagai kepala dusun dan ditangkap di rumahnya," kata warga Sampang berinisial S, Minggu (11/1/2026).
Baca juga: Nasib Guru di Daerah Terdampak Banjir Aceh, Harus Seberangi Sungai Naik Sling: Apapun Kondisinya
Dia juga membenarkan foto dari rekaman CCTV yang sempat tersebar di media sosial adalah pelaku.
Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Doni Setiawan membenarkan adanya penangkapan tersebut.
"Iya benar, masih proses dan diperiksa. Besok kita jelaskan," katanya, Minggu (11/1/2026)
Ditanya, pelaku masih berstatus kepala dusun di Desa Tlagah? Pihaknya tidak membantah namun belum memberikan keterangan jelas.
"Tunggu besok saja mas. Kita jelaskan besok," ucapnya.
Sebelumnya, foto pelaku sudah menyebar di media sosial. Pelaku yang sedang mengendarai sepeda motor saat beraksi terekam sejumlah kamera CCTV warga.
Foto-foto tersebut disebar melalui media sosial. Pada foto tersebut terduga pelaku mengendarai sepeda motor dan memakai sarung serta memakai helm dan berkaos coklat.
Untuk diketahui, saat kejadian korban meninggal Sumriyeh, warga Desa Bulangan Barat Kecamatan Pegantenan tersebut dibonceng anaknya, Halimatus Sakdiyah (26) bersama dua cucunya, Alfian (7) dan Kayla yang masih berusia 1 tahun 8 bulan.
Mereka menaiki sepeda motor dengan nomor polisi M 3863 CC lalu dipepet jambret dan menarik gelang emas dari arah kanan.
Korban mengalami kecelakaan saat berusaha mengejar pelaku yang berujung meninggalnya Sumriyeh di lokasi kejadian.
Polisi tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus penjambretan yang menewaskan nenek Sumriyeh (60) di Dusun Beltok, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, pada Rabu (7/1/2026).
Sebelumnya, nenek Sumriyeh meninggal akibat kecelakaan setelah sepeda motor yang ditumpanginya oleng saat dijambret.
Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Jupriadi menyampaikan, polisi sudah melakukan penyelidikan terhadap kasus penjambretan tersebut.
"Kami sudah melakukan penyelidikan. Baik kasus penjambretan yang berdampak kecelakaan dan menyebabkan korban meninggal," kata Jupriadi, Kamis (8/1/2026).
Menurutnya, polisi sudah mengantongi sejumlah keterangan warga saat kejadian.
Diduga kuat korban terjatuh akibat adanya tarikan penjambret yang kemudian berusaha dikejar.
Selain itu, polisi juga mendalami rekaman CCTV saat korban menabrak tiang penyangga toko di Desa Plakpak.
Pada rekaman itu, terlihat tiang bengkok akibat dihantam sepeda motor korban yang melaju kencang.
"Rekaman CCTV juga kita dalami. Termasuk penyebab terjadinya kecelakaan yang dialami korban juga kami selidiki," ucapnya.
Baca juga: Suami Pasang Badan Lindungi Istri yang sedang Hamil dari Runtuhan Bangunan Roboh
Pihaknya menyampaikan, polisi akan meminta keterangan salah satu korban yang masih hidup.
Menurutnya, korban Halimatus Sakdiyah lebih banyak mengetahui kejadian penjambretan itu.
"Kita masih belum bisa mendapatkan keterangan dari korban yang masih hidup. Karena masih dirawat di rumah sakit," kata Jupriadi.
Dia menambahkan, saat kejadian, Sumriyeh yang merupakan warga Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, dibonceng anaknya, Halimatus Sakdiyah (26), bersama dua cucunya, Alfian (7) dan Kayla yang masih berusia 1 tahun 8 bulan.
Saat itu, mereka dipepet jambret dan gelang emasnya ditarik.
Halimatus Sakdiyah berusaha mengejar pelaku. Namun, di Dusun Beltok, Desa Plakpak, sepeda motornya oleng dan menabrak tiang penyangga toko.
"Akibatnya ibu Sumriyeh meninggal, anaknya dibawa ke rumah sakit. Sementara dua cucunya hanya luka ringan," ucap Jupriadi.
Sebelumnya, Satuan Lalu Lintas Polres Pamekasan sudah mengamankan sejumlah barang bukti. Salah satunya sepeda motor dengan nopol M 3863 CC yang dipakai korban saat kejadian.