TRIBUNTRENDS.COM - Special show Mens Rea milik komika Pandji Pragiwaksono memang membawa dampak cukup besar.
Mulai dari heboh di media sosial, dilaporkan ke polisi, hingga anak-anak Pandji Pragiwaksono yang ikut dicela.
Meski demikian, Pandji Pragiwaksono tampaknya sudah mempersiapkan diri. Terbukti, ia cukup tenang menanggapi polemik yang terjadi buntut Mens Rea.
Terbaru, Pandji buka suara soal anak-anaknya yang ikut dibawa-bawa imbas special show Mens Rea.
Pria berusia 46 tahun mengaku tertawa saat membaca alasan mengapa anaknya sampai dibawa-bawa.
Belakangan terkuak alasannya adalah karena Pandji lebih dulu me-roasting Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
Pandji pun menilai hal tersebut tidak setara, mengingat Gibran merupakan manusia dewasa, bukan anak-anak.
Gue baru sadar bahwa alasan kenapa anak gue dibawa-bawa sama mereka adalah karena mereka enggak suka gue ngebercandain anak presiden.
Jadi kolom komentar isinya 'Enggak suka kan lo anak lo dibawa-bawa, makanya jangan bawa-bawa anak presiden'
Terus gue ketawa bacanya, karena kan anak presiden bukan anak-anak, gimana sih, Gibran tuh manusia dewasa, kok bisa sama mereka dianggap anak-anak, kan merendahkan Pak Gibran jatuhnya.
Kalau anak-anak gue mah masih anak-anak, beda gitu, yang satu nyela orang dewasa, ya memang anaknya Pak Jokowi, tapi yang satu nyela anak-anak," ucap Pandji dikutip dari TikTok @scapegoat_TV, Senin (12/1/2026).
Baca juga: Diroasting Pandji di Mens Rea, Dharma Pongrekun Justru Senang, Anggap Berkah: Rindu Pengen Ketemu
Berbeda dengan Pandji Pragiwaksono yang terlihat cukup tenang, Gamila Arief sang istri memilih langkah tegas.
Melalui media sosialnya, ia mengaku tak segan lapor polisi saat tahu anaknya ikut dibawa-bawa buntut special show Mens Rea.
"Halo akun bernama Sussy Susanti, ini imbauan kedua saya untuk delete posting atau saya lapor polisi," tulis Gamila.
"Ngatain gue atau Pandji silakan, tapi tolong pertimbangkan sebelum bawa kebencian ke anak-anak," lanjutnya.
"Saya sangat bangga anak-anak saya sangat baik dan sangat pintar," imbuhnya.
Baca juga: Pandji Pragiwaksono Dilaporkan Buntut Mens Rea, Feri Amsari Menanggapi Santai: Perlu Kebesaran Jiwa
Pandji Pragiwaksono memang me-roasting banyak nama dalam special show Mens Rea yang kini tayang di Netflix.
Mulai dari Verrell Bramasta, Dharma Pongrekun, Wakil Presiden Gibran Rakabuming, hingga Presiden Prabowo Subianto.
Roastingan Pandji Pragiwaksono untuk Dharma Pongrekun menjadi salah satu yang viral di media sosial.
Sebagai informasi, Dharma Pongrekun adalah purnawirawan Polri yang sempat maju sebagai calon gubernur pada Pilgub Jakarta 2024.
Kala itu, pria berusia 59 tahun itu maju secara independen didampingi wakilnya, Kun Wardana.
Sayang, Dharma belum berhasil meraup suara terbanyak. Meski demikian, sosoknya berhasil menyita perhatian karena karakter yang unik.
Dharma Pongrekun ternyata cukup bijak dalam menyikapi roastingan Pandji Pragiwaksono.
Ia blak-blakan merasa senang. Apalagi namanya disebut bersama sejumlah tokoh besar.
Dharma menegaskan tidak tersinggung sama sekali dengan Pandji.
Baca juga: Alasan Pandji Haramkan Nama Anies di Show Mens Rea, Hanya Ingin Kritik Mereka yang Sedang Berkuasa
"Senang, senang, karena apa? Saya ditaruh di depan. Walaupun kemudian agak-agak gitu kan, enggak apa-apa.
Buat saya, sesuatu itu tergantung sudut pandang kita, kalau saya anggap ini sebagai berkah, siapa saya digabungkan dengan Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran, Pak Jokowi, terus Ibu Mega.
Saya bisa dimasukkin di situ, senang saya. Saya punya saudara-saudara di kampung 'Wih om ada di situ'.
Jadi dari situ saya bersyukur aja, saya enggak ada rasa tersinggung," dikutip dari YouTube Ngaji Roso (Mas Hendra), Senin (12/1/2025).
Meski demikian, Dharma mempunyai rasa penasaran mengenai salah satu gestur Pandji.
Pasalnya ia menerima informasi kalau gestur tersebut dikaitkan dengan penyuka sesama jenis.
Baca juga: Sosok Dharma Pongrekun, Purnawirawan Polri yang Diledek Pandji Pragiwaksono di Mens Rea
"Cuma belakangan ada yang ngasih tahu 'Eh lo tahu enggak yang gini-gini (jilat jari) sampai lama-lama, itu tandanya lo disindir gay' ah serius?
Saya pengen cari tahu, apakah benar kalau itu tanda bahwa gay, sebenarnya cukup (jilat jari sekali) saya enggak apa-apa, tapi yang lama-lama begini lho, kok ada mimik yang enggak keren," lanjutnya.
Dharma kembali memastikan kalau dirinya tidak masalah bahkan bersyukur di-roasting Pandji.
Ia bahkan sesumbar rindu untuk bertemu dengan komika berusia 46 tahun tersebut.
"Dianggap lucu ya lucu aja buat saya, tapi sekali lagi, saya bersyukur, dan kepada Mas Pandji, saya rindu banget pengen ketemu supaya saya bisa diskusi untuk menjelaskan dari A sampai Z kenapa saya tidak takut dengan Covid," jelas Dharma.
(TribunTrends.com/Febriana)