5 Alasan Kenapa Allah Panggil untuk Umroh?
Syarif Yunus January 12, 2026 08:57 PM
Banyak yang berpendapat dalam urusan ibadah haji atau umprh. Bahwa bnyak yang mampu secara finansial tapi belum terpanggil menuju Ka'bah, sedangkan banyak yang terlihat belum mampu tapi Allah mampukan untuk ke tanah suci. Itu sebuah sentuhan sisi iman dan takdir yang sangat dalam. Ternyata, kemampuan untuk ke Ka’bah bukan semata soal uang, tetapi soal panggilan dan izin Allah. Sebab faktanya, rezeki itu bukan hanya harta, tapi kesempatan. Allah berfirman “Dia melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki”. Maka ada orang hartanya banyak, tapi hatinya belum digerakkan. Ada yang hartanya biasa saja, tapi Allah beri kesehatan, waktu, jalan kemudahan sehingga mampu berangkat ke Ka’bah karena ada panggulan Allah.
Kondisi itulah yang saya dan istri alami saat mengikuti Umroh awal tahun 2026 bersama 41 jamaah kloter 128 AlHijaz pada 3-11 Januari 2026, yang dipimpin Ust. Aziz Efendi sebagai muthowif dan Yulita sebagai tour leader. Sioapapun yang ke Ka’bah adalah tamu Allah, seperti sabda Rasulullah “orang yang berhaji dan berumrah adalah tamu Allah”. Artinya yang diundanglah yang akan datang, bukan yang merasa mampu saja. Kalau Allah belum mengundang, sebesar apa pun harta yang dimiliki, hatinya masih terasa berat.
Sangat jelas dalam urusan umorh, Allah menilai kesiapan hati hambanya, bukan saldonya. Terkadang seseorang mampu secara finansial, tapi masih terikat dunia, belum merasa butuh Allah atau niatnya belum lurus. Sebaliknya, ada yang tampak “belum mampu”, tapi rindunya besar, doanya panjang, dan pasrahnya kuat. Lalu Allah bukakan jalan yang tidak disangka untuk berangkat ke tanah suci. Maka dalam Umrrh “tertunda” bukan berarti “tertolak”. Bagi yang mampu tapi belum berangkat, itu bukan berarti tidak dicintai. Bisa jadi Allah sedang membersihkan niat, menunggu waktu terbaik atau menguji kesabaran. Karena umrah yang paling bernilai adalah yang datang di saat hati paling siap.
Allah memanggil hamba-Nya untuk menjalankan ibadah Umroh bukan tanpa alasan. Mulai dari penghapus dosa hingga menjadi tamu istimewa Sang Khalik. Berdasarkan pengalaman pribadi, setidaknya ada 5 (lima) kenapa Allah panggil kita untuk umroh?
1. Karena Allah ingin bersihkan dosa-dosa kita. Terkadang hidup terasa berat bukan karena masalahnya, tapi karena dosa kita yang menumpuk sehingga umroh jadi cara Allah memanggil kita untuk disucikan secara lahir batin.
2. Karena hari ini kita sudah siap untuk rindu. Tidak semua orang yang mampu dipanggil untuk umroh. Tapi yang hatinya sudah siap untuk rindu pada Ka’bah, rindu sujud di tanah haram, rindu dekat dengan-Nya itulah yang dipanggil.
3. Karena Allah ingin mendekatkan diri kita kepada-Nya. Mungkin selama ini kita terlalu jauh dengan-Nya. Melalui umroh kita disuruh datang dan mendekat ke rumah-Nya.
4. Karena ada doa yang hanya bisa dikabulkan di tanah suci atau tempat mustajab di tanah suci. Ada doa yang tidak kunjung dikabul karena tempatnya bukan di sembarang tempat. Tapi hanya di tanah suci, Allah ingin kita datang langsung untuk meminta kepada-Nya.
5. Karena Allah ingin menunjukkan kebesaran-Nya. Ketika kita melihat Ka’bah (apalagi untuk pertama kalinya), kita akan paham selama ini semua pencarian di dunia akan berakhir di satu tempat. Hanya Allah.
Karena itu, ketika kita merasa terpanggil jangan abaikan. mungkin itu bukan keinginan kita tapi panggilan Allah yang sudah lama menunggu kita. Umroh berarti menghadap Allah untuk melepas rindu sekaligus memohon ampun atas dosa dan khliaf yang pernah ada. Berkunung ke tanah suci di Mekkah dan Madinah. Sebagai pelajaran untuk kita semua, agar kita tidak merasa “sudah layak” hanya karena mampu. Tidak minder karena merasa “belum mampu” dan teruslah berdoa “Ya Allah, panggil dan mampukan hamba ke rumah-Mu”. Karena pada akhirnya, yang sampai ke Ka’bah bukan yang paling kaya tapi yang Allah kehendaki.
umroh 2026
zoom-in-whitePerbesar
umroh 2026
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.