TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo resmi dimulai pada Januari 2026 ini. SR di Kulon Progo akan jadi SR paling lengkap di DIY karena tersedia untuk 3 jenjang pendidikan, yaitu SD, SMP, dan SMA.
Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko pun menaruh harapan besar terhadap SR di Gulurejo. Sebab SR tersebut akan menjadi SR terpadu untuk DIY.
"Kami berharap pembangunan SR bisa selesai dan beroperasi bersamaan dengan Tahun Ajaran Baru 2026-2027," kata Ambar pada wartawan, Senin (12/01/2026).
Pembangunan SR di Gulurejo ditargetkan berlangsung selama 210 hari, dimulai dari 22 Desember 2025. Rencananya pembangunan akan selesai seluruhnya pada 19 Juli 2026.
Ambar menyatakan telah berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menyiapkan pelajar SR. Sebab pelajar yang bisa bersekolah di sana harus berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi.
"Kami berkoordinasi agar anak yang berasal dari kategori miskin ekstrem harus bisa bersekolah di SR Gulurejo," ujarnya.
Pantauan Tribun Jogja, lahan yang akan dijadikan kompleks SR di Gulurejo mulai ramai dengan aktivitas kendaraan berat. Lokasinya berada persis di tepi Jalan Sentolo-Brosot dengan kontur tanah perbukitan.
Kepala Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis DIY, Haryo Satriyawan mengatakan pihaknya melakukan percepatan agar pembangunan SR di Gulurejo bisa selesai sesuai target, yaitu Juli 2026.
"Harapannya bisa segera digunakan untuk Tahun Ajaran 2026-2027," kata Haryo.
Pembangunan SR di Gulurejo akan menelan biaya Rp 214.986.477.000,00. Lahan yang digunakan luasnya sekitar 7,1 hektare (ha) dan berstatus sebagai Tanah Kasultanan Yogyakarta (Sultan Ground), yang sudah memberikan izin penggunaan lahan.
Haryo mengatakan SR di Gulurejo akan mampu menampung 1.080 pelajar jenjang SD, SMP, dan SMA. Fasilitasnya disediakan secara lengkap, termasuk asrama yang akan menjadi tempat tinggal bagi para pelajar.
"Nanti ratusan pelajar dari SR Rintisan di Bantul dan Sleman juga akan dipindahkan ke SR di Kulon Progo," jelasnya.(alx)