Warga Berharap Rencana Provinsi Perbaiki Jalan Rusak di Banyurejo Tidak Hanya Tambal Sulam
January 13, 2026 01:14 AM

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Ruas jalan Tempel- Klangon di wilayah Banyurejo, Tempel, Kabupaten Sleman yang rusak bergelombang dan berlubang parah telah diperbaiki dengan cara ditambal setelah dikeluhkan warga. 

Perbaikan Jalan Provinsi tersebut, sementara dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman. Ke depan, perbaikan yang rencananya akan dilakukan oleh Pemda DIY diharapkan bukan hanya ditambal sulam, melainkan peningkatan jalan. 

"Kita terimakasih sekali, Pak Bupati (Sleman) sampun kerso rawuh (tinjau perbaikan jalan), bahkan yang kewenangan Provinsi bisa ditalangi dulu, diperbaiki dulu, kita maturnuwun sanget. Kita berharap dari Pemerintah Provinsi, juga jalannya biar segera diubah baru. Bukan hanya ditambal," kata Lurah Banyurejo, Saparjo, Senin (12/1/2026). 

Jalan Tempel- Klangon, tepatnya di Dusun Tangisan, Banyurejo ini memang kondisinya rusak parah. Jalan bergelombang dan di beberapa bagian berlubang. Kerusakan cukup parah terpantau sebelah barat Balai Kalurahan Banyurejo, hingga jembatan Selokan Mataram, seputar lokasi pekerjaan proyek jalan tol Jogja-Bawen. 

Setelah Jembatan Selokan Mataram hingga Buk Renteng, lubang berukuran kecil dan besar juga bertebaran. Kondisi ini kerap memicu kecelakaan, terutama saat hujan deras, jalan licin dan lubang jalan tertutup genangan. Jalan lubang dan bergelombang ini selain karena curah hujan tinggi juga diduga diperparah akibat maraknya lalu lalang truk berat pembawa material proyek jalan tol. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY Anna Rina Herbranti mengatakan, proses penambalan jalan Tempel- Klangon yang dikerjakan Pemkab Sleman sudah atas koordinasi dirinya. Pihaknya mengaku mementingkan layanan aksesibilitas masyarakat sehingga bila ada pihak yang ingin membantu perbaikan maka niat baik tersebut diucapkan terimakasih. 

"Sebagai tambahan informasi, kami proses penandatanganan kontrak pemeliharaan rutin jalan, per hari ini," katanya. 

Adapun terkait ruas jalan Tempel- Klangon yang kerap rusak, diduga akibat hujan dan tonase berat yang diangkut truk material jalan tol, memang sudah ada MoU dengan pihak jalan tol. Adapun di Banyurejo, yang kini sedang diperbaiki merupakan segmen yang masuk MoU dengan pihak tol. 

"Hasil rapat koordinasi penanganan exit tol banyurejo di kantor adhikarya, disepakati pihak tol akan mulai melaksanakan perbaikan mulai hari ini. Hal ini juga diketahui perangkat desa," katanya. 

Sebagaimana diketahui, ruas jalan Tempel - Klangon, tepatnya di Dusun Tangisan, Kalurahan Banyurejo, Tempel, Kabupaten Sleman yang berlubang parah dan menjadi keluhan warga kini telah ditambal. Perbaikan ini dilakukan setelah masyarakat melakukan aksi tanam pohon pisang dan pasang spanduk protes menuntut perhatian pihak terkait terhadap infrastruktur jalan yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Ruas Tempel Klangon statusnya adalah jalan Provinsi. Namun langkah cepat perbaikan justru dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman. Perbaikan dilakukan Pemkab Sleman setelah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY dan PT Adhikarya, yang sedang mengerjakan proyek tol Jogja-Bawen di seputar lokasi jalan rusak. 

"Ini jalan kewenangan provinsi tapi (lokasinya) di wilayah Sleman, sehingga saya selaku Bupati Sleman ya ikut bertanggung-jawab. Bagi saya ini bukan masalah sektoral. Makanya hari ini Pemkab Sleman nambali," kata Bupati Sleman, Harda Kiswaya, saat meninjau perbaikan jalan di Banyurejo hari ini.(*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.