TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026–2030 digelar besok, Rabu (14/1/2026).
Bukan di kampus Unhas, Jalan Perintis Kemerdekaan Km. 10, Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Pilrek Unhas 2026-2030 ini digelar di Kampus Unhas Jakarta, Jalan Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.
Pilrek Unhas kini memasuki tahap akhir di tingkat Majelis Wali Amanat (MWA).
Tiga kandidat bersaing menjadi orang nomor satu di Unhas.
ketiganya, Prof Jamaluddin Jompa, Prof Budu, dan Prof Sukardi Weda.
Mereka terpilih melalui proses penjaringan di tingkat Senat Akademik Unhas.
Prof Jamaluddin Jompa merupakan Guru Besar Biologi dan Ekologi Laut, FIKP Unhas. Ia juga rektor periode 2022-2025.
Prof Budu adalah Guru Besar Ilmu Kedokteran Mata, FK Unhas.
Prof Sukardi Weda adalah akademisi multidisipliner dengan latar belakang bahasa, pendidikan, dan sosial dari Fakultas Sastra UNM.
Kepala Bidang Humas Kantor Sekretariat Rektor Unhas, Ishaq Rahman, menyampaikan bahwa seluruh calon rektor dan panitia telah berada di Jakarta.\
“Hari ini ketiga calon sudah ke Jakarta juga,” ujar Ishaq saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com, Selasa (13/1/2026) pagi.
Ia menjelaskan, pemilihan digelar di Jakarta untuk mengakomodasi kehadiran anggota MWA yang berasal dari kalangan tokoh nasional dan ex-officio.
“Pertimbangannya efektivitas waktu dan hasil konsultasi dengan Pak Menteri,” jelasnya.
Dari total 19 anggota MWA, hanya 17 yang memiliki hak suara.
Dua di antaranya, yakni Rektor sementara menjabat (Prof Jamaluddin Jompa) dan Ketua Senat (Prof Baharuddin Thalib), tidak memiliki hak suara namun tetap hadir dalam proses pemilihan.
Berikut komposisi pemilik suara:
Unsur Ex-Officio (4 orang):
Menteri Dikti Saintek Brian Yuliarto
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman
Ketua Umum IKA Unhas Andi Amran Sulaiman
Ketua Umum BEM Unhas.
Unsur Perwakilan Dosen (8 orang):
Prof Alimuddin Unde
Prof Andi Niartiningsih
Prof Andi Zulkifli
Prof Asmuddin Natsir
Prof Dwia Aries Tina
Prof Hasanuddin
Prof Kartini
Prof Arsyad Thaha.
Unsur Tenaga Kependidikan (2 orang): Fadly Rivai dan Jumiaty Nurung.
Unsur Masyarakat (3 orang):
Tony Wenas
Arsjad Rasjid
Prof Sangkot Marzuki
Prof Jamaluddin Jompa atau Prof JJ menyatakan kesiapannya menghadapi tahapan akhir Pilrek.
“Sebagai incumbent, tentu saya akan presentasi tentang capaian-capaian selama ini dan rencana terobosan dalam akselerasi berbagai indikator kunci yang telah ditetapkan Kemendikti Saintek,” ujarnya.
Prof JJ mengaku tidak memasang target suara dan menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme pemilihan.
“Siapapun yang terpilih, kita harus dukung bersama demi menjaga Unhas tetap utuh dan bermartabat,” tegasnya.
Sementara itu, Prof Sukardi Weda juga menyatakan optimisme menghadapi pemilihan.
Ia mengaku tidak melakukan komunikasi dengan anggota MWA, namun mengandalkan kekuatan visi dan misi.
“Semoga dengan pemaparan visi misi, bisa menarik perhatian MWA memberikan suara ke saya,” ujarnya.
Menurutnya, semua calon memiliki kesempatan yang sama untuk memimpin Unhas.
Ia akan memanfaatkan forum pemaparan program kerja untuk meyakinkan para pemilik suara. (*)