TRIBUNBENGKULU.COM - Buku Broken Strings: Fragments of A Stolen Youth yang diterbitkan pada Oktober 2025 lalu, membuka kisah masa lalu Aurelie Moeremans.
Buku tersebut mengulas perjalanan hubungan Aurelie dengan Roby Tremonti, isu child grooming, hingga langkah ibunda Aurelie yang sempat meminta perlindungan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Dalam buku itu, diungkap kedekatan Aurelie dengan Roby yang disebut sebagai sosok di balik karakter utama bernama Bobby.
Hubungan keduanya bermula dari pertemuan di lokasi syuting iklan pada tahun 2008 dan berkembang menjadi relasi panjang yang penuh konflik.
Kisah tersebut juga menyinggung penolakan keluarga terhadap hubungan itu, termasuk upaya ibunda Aurelie yang sempat meminta perlindungan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia.
Perjalanan hubungan tersebut kemudian berujung pada pernikahan yang hingga kini masih menyisakan polemik di ruang publik.
Awal Pertemuan
Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti pertama kali bertemu saat menjalani syuting iklan bersama pada tahun 2008.
Dari pertemuan tersebut, keduanya dikabarkan terlibat cinta lokasi.
Namun, hubungan ini menuai penolakan keras dari orangtua Aurelie karena jauhnya jarak usia antara Aurelie dan Roby.
Saat itu, usia Aurelie masih sekitar 15 tahun. Terpaut cukup jauh dengan Roby yang sudah menginjak kepala 3.
Sang ibunda bahkan sempat meminta bantuan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Komnas Perlindungan Anak karena khawatir dengan kondisi putrinya.
Aurelie dan Roby Menikah
Meski tak dapat restu keluarga, hubungan keduanya terus berlanjut hingga akhirnya muncul kabar bahwa Aurelie dan Roby menikah pada 2011.
Pernikahan tersebut juga dikabarkan berlangsung tanpa kehadiran orangtua Aurelie.
Dikutip Grid.id, Aurelie sempat mengaku bahwa pernikahan tersebut dilakukan secara terpaksa. Pengakuan ini ia tulis di akun Facebook-nya pada 28 Desember 2013.
Ia juga menegaskan bahwa pernikahan itu tidak tercatat secara negara.
Aurelie mengaku dipaksa menikah oleh Roby Tremonti. Bahkan, ia menyebut mengalami tekanan, ancaman, hingga kekerasan selama menjalani hubungan tersebut.
"Tanpa ada nya orang tua, tanpa latihan dulu atau belajar apapun di gereja,” tulis Aurelie.
Saat Menikah, Aurelie Diancam dan Alami Kekerasan
Tak hanya mengaku dipaksa menikah, Aurelie juga menyebut mengalami KDRT, baik dalam bentuk kekerasan fisik maupun psikis.
Ia mengaku sempat diminta mengirimkan foto telanjang, yang kemudian digunakan sebagai alat ancaman.
"Aku tadinya ga berani kasih karena kalo sampe itu kesebar karir aku bisa hancur, aku pasti malu semalu malunya dan bisa bisa pulang ke Belgia."
"Tapi, dia ngancam lagi dan ngancam lagi sampe akhirnya aku ngerasa terpaksa harus nurut," tulis Aurelie.
Setelah menikah, Aurelie sempat tinggal di rumah orangtua Roby. Namun, kondisi tersebut justru membuatnya semakin tertekan.
"Aku sampe sakit sakitan karena stress. Udah ga sayang, aku dilarang ketemu orang tua aku lagi.”
"Dan bulan bulan terakhir disitu dia udah berani main kasar. Aku di ludahin bolak balik, di tampar di jambak," ungkapnya.
Setelah 15 bulan menjalani pernikahan, Aurelie akhirnya berhasil berpisah dari Roby dan kembali ke orangtuanya pada 2013.
Aurelie Menjadi Janda
Pada 2020, muncul kabar yang menyebut Aurelie berstatus janda. Kabar tersebut langsung dibantah oleh Aurelie melalui video klarifikasi.
“Ini terakhir kali aku membahas masa lalu yang kelam itu. Jadi, ya jelas aku enggak pernah menikah, aku bukan janda,” ucap Aurelie, dikutip dari Kompas.com.
Ia mengaku sempat menemui seorang pastor di Gereja Katedral Bogor untuk mengadukan surat pernikahan yang pernah dikeluarkan oleh sebuah gereja di Cibinong. Menurut Aurelie, pastor tersebut mengakui bahwa surat pernikahan itu tidak sah.
“Ini pernyataan Status Liber. Status Liber itu apa? Intinya aku enggak pernah menikah dan aku enggak punya ikatan pernikahan apa pun,” tutur Aurelie sambil menunjukkan surat tersebut.
Roby Tremonti Membela Diri
Di sisi lain, Roby Tremonti kekeh bahwa ia dan Aurelie pernah menikah. Ia pun membantah tudingan pemalsuan surat pernikahan dan menegaskan bahwa dirinya memang pernah menikahi Aurelie.
"Faktanya emang pernah (nikah), nggak halu," kata Roby.
"Tentang surat palsu, saya cuma bisa bilang, sangat menyayangkan, saya juga enggak mau membanggakan kepercayaan saya sendiri, enggak. Gila ya, gue dibilang memalsukan (surat pernikahan). Kalau dibilang surat palsu, enggak," imbuhnya.
Roby juga membantah tudingan KDRT, pemaksaan, maupun membawa kabur anak orang. Ia mengaku baru berbicara karena merasa kecewa.
Meski demikian, Roby mengaku bahagia melihat Aurelie kini telah menikah dan hidup bahagia.
"Tapi intinya saya sekarang udah bilang, enggak ada maksud saya gangguin Aurelie. Aurelie udah nikah, saya senang, enggak ada niat untuk ribut lagi. Enggak ada."
Roby pun mendoakan semoga pernikahan Aurelie dengan suami barunya langgeng.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini