Kumpulan Pantun Ucapan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah, Berkesan dan Inspiratif
January 13, 2026 10:45 AM

TRIBUNSUMSEL.COM - Ucapan jadi salah satu aspek penting yang kerap di bagikan melalui Media Sosial.

Adapun agar lebih bermakna, ucapan ini bisa dibuat dalam bentuk pantun yang unik, inspiratif dan berkesan.

Berikut ini akan disajikan beberapa contoh pantun ucapan menyambut Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah.

_____

Kumpulan Pantun Ucapan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026

  • Ke pasar lama membeli ragi, 
    Ragi disimpan di dalam peti.
    Dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa pergi,
    Perjalanan suci menyentuh hati.
  • Memetik bunga di tengah taman, 
    Bunga melati putih warnanya. 
    Isra Miraj ujian keimanan, 
    Bukti kuasa Allah pada hamba-Nya.
  • Burung merpati terbang ke awan, 
    Hinggap sebentar di dahan jati. 
    Buraq melesat menembus awan, 
    Membawa Nabi ke langit tertinggi.
  • Kayu bakar dibelah-belah, 
    Untuk memasak di waktu pagi. 
    Menghadap langsung Allahu Rabbullah, 
    Di Sidratul Muntaha yang amat tinggi.
  • Menulis surat di atas kertas, 
    Tinta hitam tertata rapi. 
    Melewati batas di atas batas, 
    Hanya untuk Rasulullah sang kekasih Nabi.
  • Pergi ke laut menjaring ikan, 
    Ikan didapat janganlah lepas. 
    Perintah salat jangan lupakan, 
    Agar hidup terasa selaras.
  • Membeli kain tenun di desa, 
    Warna indah dipandang mata. 
    Salat lima waktu janganlah lupa, 
    Itulah bekal kita di alam baka.
  • Makan kurma di atas nampan, 
    Sambil duduk di bawah pohon. 
    Salat adalah tiang kehidupan, 
    Tempat kita bersimpuh dan memohon.
  • Pohon beringin akarnya kuat, 
    Tempat berteduh dari sang surya. 
    Jadikan salat sebagai obat, 
    Penyejuk hati di kala duka.
  • Bunga mawar tumbuh berduri, 
    Harum baunya memikat diri. 
    Miraj-nya Nabi sekali sehari, 
    Miraj kita dalam salat lima kali sehari.
  • Langit malam bertabur bintang, 
    Bulan sabit tampak berseri. 
    Kisah Isra membuat hati tenang, 
    Cermin agung untuk mawas diri.
  • Air mengalir di dalam selokan,
    Menuju sungai yang sangat tenang. 
    Dosa di pundak mohon diampunkan, 
    Berkat hari Isra Miraj yang datang.
  • Memetik mangga di kebun tetangga, 
    Jangan lupa meminta izinnya. 
    Semoga kita masuk ke surga, 
    Bersama Rasulullah dan para sahabatnya.
  • Dingin malam menusuk tulang, 
    Mendengar zikir di dalam dada. 
    Air mata jatuh tak terbendung lagi, 
    Teringat perjuangan Nabi yang mulia.
  • Kapal berlabuh di tengah dermaga, 
    Membawa barang dari seberang. 
    Cinta Nabi membawa kita ke surga, 
    Cahaya iman semakin terang.
  • Jalan-jalan ke kota Mekkah, 
    Singgah sebentar di sumur zam-zam. 
    Isra Miraj penuh dengan berkah, 
    Penerang hati di malam yang kelam.
  • Buah duku buah kenari, 
    Enak dimakan di sore hari. 
    Sucikan hati bersihkan diri, 
    Sambut Isra Miraj dengan rendah diri.
  • Makan sate di pinggir jalan, 
    Minumnya es kelapa muda. 
    Mari perkuat tali iman, 
    Isra Miraj sudah tiba di depan mata.
  • Baju baru berwarna merah, 
    Dipakai saat pergi ke pesta. 
    Peristiwa Isra begitu indah, 
    Kisah abadi sepanjang masa.
  • Menjemur kain di atas pagar, 
    Kain kering terkena sinar. 
    Semoga iman semakin segar, 
    Berjalan di jalan yang benar.
  • Pergi berburu ke dalam hutan, 
    Dapat rusa bertanduk dua. 
    Bukan sekadar cerita dan lisan, 
    Tapi tentang tunduknya jiwa.
  • Menanam padi di hari Selasa, 
    Sawah luas membentang hijau. 
    Nabi naik menembus angkasa, 
    Meninggalkan dunia yang sedang kacau.
  • Membeli madu di atas bukit, 
    Madu asli dari lebah hutan. 
    Biarpun raga terasa sakit, 
    Ingatlah Nabi sabar dalam cobaan.
  • Berlayar jauh ke tanah seberang, 
    Membawa sauh dan juga jala. 
    Langit ketujuh gerbangnya terang, 
    Tempat rahasia Sang Maha Mulia.
  • Sayur bayam dimasak bening, 
    Makan bersama di atas tikar. 
    Kala dunia sedang berisik dan bising, 
    Sujud dalam salat buat hati bergetar.
  • Tahun berganti musim berlalu, 
    Tak terasa dua ribu dua puluh enam. 
    Semoga salatmu tak lagi berlalu, 
    Agar hidup tak lagi kelam.
  • Menenun sutra dengan benang emas, 
    Sutra indah jadi hiasan. 
    Buanglah sifat malas dan cemas, 
    Jadikan Isra Miraj sebagai motivasi iman.
  • Burung dara burung perkutut, 
    Terbang tinggi ke arah selatan. 
    Kepada Allah kita berlutut, 
    Jauhkan diri dari godaan setan.
  • Memetik jambu di atas dahan, 
    Jambu merah manis rasanya. 
    Terima kasih ya Allah Tuhan, 
    Atas anugerah Nabi Muhammad dan risalahnya.
  • Pergi mengaji membawa kitab, 
    Kitab dibaca dipahami maknanya. 
    Selamat memperingati Isra Miraj, 
    Semoga berkah untuk kita semua.

(Tribunsumsel.com/Putri Kusuma Rinjani)

***

Ikuti dan bergabung disaluran WhatsApp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.