Kalah di Piala Super Spanyol Lawan Barcelona, Real Madrid Pecat Xabi Alonso, Arbeloa Naik Takhta
January 13, 2026 01:35 PM

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Kekalahan 3-2 dalam laga 'El Clasico' Piala Super Spanyol melawan rival abadi Barcelona di Arab Saudi pada Minggu (11/1/2026) menjadi akhir era kepelatihan Xabi Alonso di Real Madrid. 

Dalam sebuah keputusan mengejutkan, Real Madrid secara resmi memutuskan hubungan dengan pelatih kepala Xabi Alonso dan mengangkat Álvaro Arbeloa sebagai penggantinya.

Pengumuman yang dikeluarkan klub pada Senin (12/1/2026) mengakhiri masa jabatan singkat namun penuh sorotan Alonso.

Baca juga: Rayakan 500 Tahun Jakarta, Legenda Real Madrid vs Barca Siap Getarkan GBK

Meski kedatangannya musim panas lalu disambut gegap gempita, hasil yang tidak konsisten di La Liga dan Liga Champions Eropa akhirnya membawa pada keputusan perubahan.

"Berdasarkan kesepakatan bersama, Real Madrid CF mengumumkan bahwa masa jabatan Xabi Alonso sebagai pelatih tim utama telah diakhiri," demikian bunyi pernyataan resmi klub.

"Dia akan selalu menjadi legenda klub yang disayangi dan dikagumi semua Madridista."

Dari Harapan Menuju Perpisahan

Xabi Alonso datang ke Real Madrid dengan reputasi gemilang setelah membawa Bayer Leverkusen meraih gelar Bundesliga tanpa terkalahkan pada musim 2023/2024. 

Namun legenda Real Madrid dan Liverpool ini ternyata kesulitan meneruskan momentum di Santiago Bernabéu.

Musim 2025/26 diwarnai performa tim yang fluktuatif, kekalahan dari rival-rival kunci, dan posisi yang tertinggal di papan atas klasemen.

Tekanan memuncak setelah tim hanya meraih dua kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir, memicu spekulasi akan masa depannya.

Era Baru Bersama Arbeloa

Untuk mengisi kekosongan kursi kepelatihan, Madrid memilih solusi internal yang tepercaya: Álvaro Arbeloa.

Mantan bek kanan dan rekan setim Alonso di Madrid, Liverpool, dan Timnas Spanyol ini dipromosikan dari posisinya sebagai pelatih Real Madrid Castilla (tim B).

Keyakinan manajemen terhadap Arbeloa didasari oleh performa mengesankan yang ditunjukkannya selama membina pemain-pemain muda akademi.

Kini, tantangannya adalah menstabilkan tim utama dan mengembalikan kejayaan Los Blancos.

Dengan keputusan ini, Real Madrid menutup sebuah babak yang penuh ekspektasi namun berakhir cepat, sekaligus membuka lembaran lain dengan mengusung nilai-nilai klub dari dalam.

Mata dunia kini tertuju pada Álvaro Arbeloa, sang legenda yang kembali untuk memimpin tim utama Real Madrid yang pernah dibelanya dengan penuh kebanggaan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.