Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Petrus Chrisantus Gonsales
TRIBUNFLORES.COM, LABUAN BAJO - Akses transportasi menuju wilayah Desa Wisata Wae Lolos, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat berjalan normal setelah aksi tanggap darurat yang dipimpin langsung Kapolsek Sano Nggoang, IPDA Risbel Pandiangan pada Selasa (13/1/2026).
Kegiatan gotong royong ini difokuskan pada pembersihan material pohon tumbang yang sempat menghambat arus lalu lintas di jalur strategis tersebut.
Dalam aksi ini, Kapolsek Pandiangan didampingi empat personel Polsek Sano Nggoang bekerja bahu-membahu bersama anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Cunca Plias serta jajaran Pemerintah Desa Wae Lolos.
Reaksi cepat ini menyusul adanya gangguan pada mobilitas warga dan akses wisatawan akibat tumpukan ranting pohon di badan jalan raya.
Baca juga: Ketua STIPER Flores Bajawa Jadi Keynote Speaker Webinar Nasional Universitas Dwijendra
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunFlores.com, cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang telah mengepung wilayah tersebut sejak Minggu (11/1/2026).
Dampak dari fenomena alam ini tidak hanya merugikan sektor pertanian warga, tetapi juga menghancurkan aset pariwisata daerah.
Gapura ikonik bertajuk "Selamat Datang di Desa Wisata Wae Lolos" yang menjadi simbol penyambutan resmi pun rusak parah.
Bangunan berstruktur bambu yang turut menyertakan logo Bank Indonesia (BI) sebagai mitra binaan tersebut roboh setelah dihantam pohon besar yang tumbang pada Senin siang.
Kerusakan ini menjadi kehilangan signifikan bagi wajah estetika desa wisata tersebut.
Di sela-sela kegiatan gotong royong, Kapolsek Pandiangan saat dikonfirmasi TRIBUNFLORES.COM, memberikan pernyataan resmi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di tengah cuaca buruk.
"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan. Cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan deras dan angin kencang di wilayah Sano Nggoang dan Mbeliling masih berisiko memicu bencana serupa, seperti pohon tumbang maupun tanah longsor," tegas Kapolsek Pandiangan.
Kapolsek Pandiangan juga menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara warga dan kepolisian. Ia berharap masyarakat segera memberikan informasi jika menemukan hambatan atau ancaman bencana di jalan raya agar langkah antisipatif dapat segera dilakukan.
Kegiatan ini berakhir dengan kondisi jalan yang telah bersih dari material kayu, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat dapat melintas tanpa kendala.
Ketua Pokdarwis Cunca Plias, Robert Perkasa mengapresiasi kehadiran Polri yang responsif dalam membantu pemulihan fasilitas publik di desa wisata tersebut.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada pak Kapolsek Sano Nggoang dan jajaran atas respons cepat terhadap gangguan akibat cuaca ekstrim ini. Hari ini kami bersama Pak Kapolsek dan teman-teman Polisi melakukan giat bersama di lokasi ini demi kelancaran mobilitas warga dan para wisatawan yang tiap hari datang di desa wisata Wae Lolos", pungkas Robert. (moa)