SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Palembang menjadi daerah terbanyak menerima kuota LPG 3 Kg di Sumsel pada 2026.
Namun secara umum, kouta LPG 3 Kg Sumsel 2026 menurun.
Kuota LPG 3 kilogram di Sumsel tahun 2026 sebesar 231.455 Metrik Ton (MT).
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bidang Energi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumsel, Akhirul Jaya Wardana, mengatakan, kuota itu didapatkan berdasarkan pada keputusan Kementerian ESDM.
“Berdasarkan keputusan Kementerian ESDM, kuota LPG 3 kilogram di Sumsel tahun 2026 sebesar 231.455 MT,” kata Akhirul, Selasa (13/1/2026).
Menurut Akhirul, Kota Palembang masih menjadi daerah dengan alokasi LPG 3 kilogram terbesar. Sementara Banyuasin dan OKI mendapatkan kuota relatif tinggi karena pemanfaatan LPG 3 kilogram di wilayah tersebut tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga digunakan pada alat pertanian serta mesin tangkap ikan nelayan.
Terkait penurunan kuota dibandingkan tahun sebelumnya, Akhirul menyebut hal itu kemungkinan disebabkan oleh penyesuaian realisasi serapan pada tahun-tahun sebelumnya serta kebijakan efisiensi anggaran subsidi di tingkat nasional.
Meski demikian, ia menegaskan kuota LPG 3 kilogram bersifat fleksibel dan akan dievaluasi setiap tiga hingga empat bulan. Jika terjadi lonjakan permintaan atau kondisi darurat, pemerintah daerah dapat mengajukan penambahan kuota melalui mekanisme evaluasi di tingkat pusat.
“Jika dalam perjalanannya terjadi kekurangan, biasanya akan dilakukan evaluasi untuk penambahan kuota agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.
Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait potensi kelangkaan LPG 3 kilogram, Dinas ESDM Sumsel merujuk pada data realisasi serapan tahun 2025 yang mencapai 94 persen. Hal tersebut menunjukkan kuota yang tersedia masih memiliki ruang cukup apabila distribusi berjalan normal dan tepat sasaran.
Untuk menjaga stabilitas pasokan, Pemerintah Provinsi Sumsel juga telah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan LPG dan BBM guna memastikan agen dan pangkalan tidak melakukan penimbunan yang dapat memicu kenaikan harga.
“Gubernur telah menetapkan tim Satgas untuk memperketat pengawasan agar distribusi LPG subsidi benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat menengah ke bawah,” kata Akhirul.
Berikut daftar 17 kabupaten kota di Sumsel penerima kuota LPG 3 Kg
1. Palembang 63.914 MT
2. Banyuasin 25.198 MT
3. Ogan Komering Ilir (OKI) 20.497 MT
4. Musi Banyuasin 15.266 MT
5. Muara Enim 15.256 MT
6. OKU Timur 14.675 MT
7. OKU 11.638 MT.
8. Ogan Ilir 10.359 MT
9. Lahat 9.928 MT
10. OKU Selatan 9.065 MT
11. Musi Rawas 7.879 MT
12. Lubuk Linggau 7.080 MT
13. Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 5.419 MT
14. Empat Lawang 4.736 MT
15. Pagar Alam 4.178 MT
16. Prabumulih 3.454 MT
17. Musi Rawas Utara 2.913 MT.