Tiba di Papua, Gibran Disambut Tarian Adat dan Kenakan Noken
January 13, 2026 05:16 PM

WARTAKOTALIVECOM, Papua — Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka memulai kunjungan kerjanya ke Papua dengan mendarat di Kabupaten Biak Numfor, Selasa (13/1/2026). 

Setibanya di Bandara Frans Kaisiepo sekitar pukul 12.35 WIT atau 10.35 WIB, Gibran disambut dengan tarian tradisional khas Papua sebagai penanda penerimaan adat masyarakat setempat.

Pantauan di lokasi, Gibran tiba setelah menempuh perjalanan udara selama kurang lebih 4,5 jam. Ia turun dari pesawat mengenakan kemeja cokelat dan sebuah noken yang disampirkan di bahu, simbol budaya Papua yang telah diakui sebagai warisan budaya takbenda oleh UNESCO.

Kehadiran noken dalam balutan busana Gibran menjadi penanda penghormatan terhadap nilai-nilai lokal yang dijunjung masyarakat Papua.

Suasana penyambutan berlangsung hangat dan khidmat. Alunan musik tradisional mengiringi para penari yang menampilkan gerak khas Papua di area bandara.

Sejumlah pejabat daerah serta tokoh adat turut hadir menyambut kedatangan orang nomor dua di Indonesia tersebut.

Gibran tampak menyapa dan menyalami para penyambut sebelum melanjutkan agenda resmi kunjungan kerjanya.

Kunjungan kerja ke Biak Numfor ini menjadi bagian dari rangkaian agenda Gibran di Papua.

Dalam lawatan tersebut, Wakil Presiden dijadwalkan meninjau sejumlah program pemerintah serta berdialog dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Pemerintah menaruh perhatian khusus pada percepatan pembangunan di Papua, terutama dalam peningkatan kualitas layanan publik, infrastruktur dasar, serta penguatan sumber daya manusia.

Penyambutan dengan tarian tradisional menegaskan kuatnya peran adat dan budaya dalam kehidupan masyarakat Papua.

Bagi pemerintah, pendekatan yang menghormati kearifan lokal dipandang penting untuk membangun komunikasi yang setara dan memperkuat kehadiran negara di wilayah timur Indonesia.

Kunjungan Gibran ke Papua diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga memperkuat koordinasi pusat dan daerah dalam menjawab tantangan pembangunan sekaligus menjaga keberlanjutan budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Papua.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.