Wedding Organizer Tipu Sejumlah Calon Pengantin, Rp500 Juta Dibawa Kabur
January 13, 2026 06:35 PM

TRIBUNNEWS.COM - Kasus penipuan berbasis jasa kembali terjadi di awal tahun 2026 ini.

Sejumlah calon pengantin rugi puluhan hingga ratusan juta setelah tertipu oleh wedding organizer (WO) di Garut, Jawa Barat.

Tak hanya calon pengantin saja, sejumlah vendor di Kabupaten Garut juga ditipu.

Bahkan, total jumlah korban diperkirakan mencapai 40 orang.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin mengatakan, total kerugian mencapai Rp500 juta.

Ia juga menuturkan, pihaknya telah mendapat laporan dari tiga orang korban.

"Sudah ada laporan aduan terkait Masagi WO. Hingga sore ini ada tiga korban yang melapor ke Mapolres Garut, sementara yang lain masih melengkapi bukti," ujarnya, dikutip dari TribunJabar.id.

Setelah ditelusuri, terduga pelaku penipuan berinisial AM (27).

AM Sempat Dilaporkan Hilang

Dari penelusuran TribunJabar.id, sosok AM ini sempat dinyatakan hilang oleh keluarganya pada 20 Desember 2025 lalu.

Kabar hilangnya AM tersebut disiarkan lewat media sosial.

Baca juga: Potret Ayu Puspita Pemilik Wedding Organizer Berbaju Tahanan, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Foya-foya

Kesaksian Korban

K (25) yang harusnya melangsungkan pernikahan pada akhir Desember 2025 lalu malah ditipu oleh AM.

Pernikahannya gagal setelah keberadaan AM tak diketahui, sementara ia telah membayar jasa wedding organizer.

"Kalo ditanya malu ya pasti malu, saya menunggu itikad baik dulu dari dia, kalo tetap mentok ya terpaksa ikut lapor polisi," ujar K, Senin (12/1/2026).

Ternyata, tak hanya dia saja yang jadi korban, vendor pernikahan juga menjadi korban AM.

Salah satunya yakni H (29) dari vendor fotografer.

Ia mengaku tak dibayar, padahal sudah menyelesaikan sejumlah pekerjaan.

"Kami juga jadi korban, hingga ada satu kegiatan kami tidak datang karena hak kami belum diterima sebelumnya," ujarnya.

Kisah Serupa

Pada Desember 2025 lalu, publik juga digegerkan dengan viralnya penipuan berbasis jasa oleh sebuah wedding organizer (WO).

Ada 87 orang yang melaporkan wanita bernama Ayu Puspita terkait penipuan WO.

Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara pun memeriksa lima orang terkait kasus ini.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakut, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar menuturkan, pihaknya sudah menerima laporan dari para korban.

Lima orang terkait pemilik WO bernama Ayu Puspita beserta para karyawannya juga ikut diperiksa.

"Dari semalam ada lima orang dari pihak WO yang kami periksa," ujarnya, dikutip dari WartakotaLive.com.

Salah satu korban Ayu Puspita adalah sepasang pengantin yang melangsungkan resepsi pada Sabtu (6/12/2025) kemarin.

Saat resepsi berlangsung, ternyata pihak katering tidak hadir.

Baca juga: 3 Kasus Penipuan Wedding Organizer di Jabodetabek, Ayu Puspita Gelapkan Uang untuk Beli Rumah

Hal tersebut memaksa keluarga dan tamu memesan makanan dadakan melalui GoFood.

Keluarga pengantin sempat menghubungi pihak katering, namun tidak ada tanggapan jelas.

Saat darurat, keluarga memesan makanan melalui aplikasi GoFood.

Hidangan datang secara seadanya, mulai kebab hingga pizza, meski tidak cukup untuk semua tamu. 

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJabar.id, Sidqi Al Ghifari)(Wartakotalive.com, Ramadhan L Q)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.