TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, mengamankan seorang pengemudi serta kendaraan mobil warna putih saat pemeriksaan, Minggu 11 Januari 2026 kemarin.
Hasil pemeriksaan menunjukkan perbedaan antara mobil dengan identitas kendaraan yakni STNK (diduga palsu) yang dibawa pengemudi.
Mobil dan pengemudi kemudian diamankan, dan kasusnya diserahkan ke Polda Bali untuk penyelidikan lebih lanjut.
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa tersebut bermula saat petugas Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk melakukan penjagaan dan pemeriksaan identitas bagi mereka yang hendak keluar Bali.
Baca juga: ASDP Segera Carikan Solusi Pekerja Jerambah Usai Disebut Pungli, Pekerja Datangi Lurah Gilimanuk!
Ketika pemeriksaan mobil warna putih yang dikemudikan warga asal Kota Denpasar berinisial GAS (53) dengan nomor polisi BK 1292 YAK, pengemudi justru membawa STNK yang berbeda dari identitas mobil tersebut.
Sebagai langkah antisipasi dan penegakan hukum, kendaraan beserta pengemudinya langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut ke Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk.
"Saat pemeriksaan, kami menemukan adanya indikasi STNK yang diragukan keasliannya. Sebagai langkah antisipasi dan penegakan hukum, kendaraan beserta pengemudinya langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelas Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol Arya Agung Arjana Putra, Selasa 13 Januari 2026.
Dari hasil pemeriksaan awal, kata dia, pengemudi mengakui kendaraan tersebut dipinjam dari seseorang di wilayah Denpasar.
Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit kendaraan, satu lembar STNK kendaraan, serta identitas diri pengemudi.
Sebagai bentuk sinergi antar unit, pada pukul 20.00 WITA saat itu, kendaraan, pengemudi, dan seluruh barang bukti resmi diserahkan kepada Personel Resmob Polda Bali untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku di Dit Reskrimum Polda Bali.
"Tentunya kami berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan, khususnya di kawasan pelabuhan sebagai objek vital nasional," tandasnya.