SURYAMALANG.COM, - Gelandang asing asal Kolombia, Julian Guevara, menunjukkan betapa dalamnya ikatan emosional yang ia miliki bersama Singo Edan usai kemenangan dramatis atas Persik Kediri di pekan ke-17 Super League 2025/26.
Meski mengakui permainan tim belum sempurna, Guevara mengaku sangat bangga dengan keberanian dan dedikasi rekan-rekan setimnya yang berjuang hingga menit akhir.
Sebagai salah satu pemain yang telah cukup lama merumput di Malang, Guevara menegaskan jiwanya kini telah menyatu dengan klub, sehingga ia memikul tanggung jawab besar untuk memberikan yang terbaik bagi Kota Malang dan seluruh Aremania.
Kedalaman emosional yang dirasakan Guevara ini muncul setelah laga penutup putaran pertama Super League 2025/26 antara Arema FC melawan Persik Kediri menyisakan banyak cerita.
Kemenangan comeback dramatis tersebut tidak hanya menjadi poin penting dari sisi klasemen, tetapi juga diakui Julian Guevara sebagai momentum kebangkitan mental bagi skuad Singo Edan.
Baca juga: Pesan Emosional Marcos Santos Usai Happy Ending Paruh Musim, Sebut Nama Bos IB dan Pemain Arema FC
Pemain asal Kolombia ini mengungkapkan rasa bangganya terhadap perjuangan rekan-rekan setim yang tidak menyerah hingga peluit akhir dibunyikan.
“Pertama-tama, saya sangat senang karena kita memainkan pertandingan seperti ini" ujar Julian Guevara dilansir suryamalang dari laman ileague.id, Selasa, (13/1/2026).
"Mungkin ada beberapa pertandingan di mana kita bermain sangat baik tetapi tidak bisa menang,” sambungnya.
Meskipun meraih hasil maksimal, Guevara secara jujur mengakui performa Arema FC pada laga tersebut sebenarnya tidak sepenuhnya sempurna.
Namun, Guevara menilai kerja keras dan dedikasi pemain menjadi faktor pembeda yang sangat krusial di lapangan.
Baca juga: Gacor di Liga Kamboja, Gabriel Silva Diharapkan Bersinar Bersama Arema FC di Putaran 2 Super League
“Mungkin hari ini kita bermain tidak baik, tetapi saya hanya ingin berterima kasih kepada rekan-rekan setim saya karena mereka telah melakukan semua yang mereka bisa" terangnya.
"Mereka bekerja sangat keras, dengan dedikasi dan keberanian untuk berjuang di lapangan seperti ini,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Julian Guevara juga menilai dukungan dari Aremania memberikan dampak besar terhadap motivasi para pemain saat menghadapi tekanan di lapangan.
Sebagai pemain yang telah lama membela Arema FC, ia menyadari betul besarnya tanggung jawab yang harus dipikul oleh setiap pemain yang mengenakan seragam kebanggaan warga Malang ini.
“Aku sudah lama di Arema, aku tahu Arema tim besar sekali di Indonesia kita punya tanggung jawab besar dengan Arema bersama kota Malang dan aremania,” tegas Julian.
Bagi Guevara, kemenangan dramatis ini harus menjadi titik awal untuk membangun kekuatan mental yang lebih solid guna menatap laga-laga di putaran kedua.
“Memang seperti hari ini aku berpikir aku jadi 100 persen dan akan membuat kita menjadi lebih kuat,” pungkasnya.
Hingga pekan ke-17 yang berakhir pada Senin (12/1/2026), Persib Bandung resmi mengukuhkan posisi sebagai juara paruh musim Super League 2025/26.
Tim Maung Bandung memimpin klasemen dengan koleksi 38 poin.
Persaingan di posisi puncak berlangsung sangat ketat, di mana Borneo FC Samarinda membayangi di peringkat kedua dengan selisih hanya satu angka, yakni 37 poin.
Posisi tiga besar dilengkapi oleh Persija Jakarta yang mengumpulkan 35 poin, diikuti oleh Malut United FC di peringkat keempat dengan 34 poin.
Sementara itu, Persita sukses menembus lima besar dengan raihan 31 poin, unggul tipis dari PSIM Yogyakarta yang berada di posisi keenam dengan 30 poin.
Baca juga: Klaim Lebih Baik dari Arema FC, Pelatih Persik Kediri Sesalkan Mental Pemain yang Takut Menang
Di papan tengah, Persebaya Surabaya menempati peringkat ketujuh dengan 28 poin, disusul Bali United FC dengan 27 poin di posisi kedelapan.
Bhayangkara Presisi Lampung FC berada di urutan kesembilan dengan 22 poin.
Arema FC yang baru saja meraih kemenangan dramatis sukses mengamankan posisi ke-10 dengan mengoleksi 21 poin.
Berlanjut ke urutan bawah, Dewa United Banten FC menempati peringkat ke-11 dengan 20 poin.
Di bawahnya, terdapat PSM Makassar dan Persik Kediri yang sama-sama mengemas 19 poin di posisi ke-12 dan ke-13.
Baca juga: Comeback Dalberto Bersama Arema FC Berujung Cedera, Bakal Banyak Istirahat di Jeda Kompetisi
Madura United FC berada di peringkat ke-14 dengan 17 poin, diikuti PSBS Biak yang mengoleksi 16 poin di posisi ke-15.
Zona merah atau tiga terbawah klasemen sementara dihuni oleh Persis Solo dan Semen Padang FC yang identik dengan raihan 10 poin di posisi ke-16 dan ke-17.
Sementara itu, Persijap Jepara harus puas menjadi juru kunci di peringkat ke-18 dengan perolehan 9 poin hingga akhir putaran pertama.
Klasemen Final Super League Putaran Pertama:
Berikut klasemen final Super League putaran pertama setelah pekan ke-17 selesai digelar pada Senin, (12/1/2026):
-----------------------------------------------------------
| No. | KLUB | POIN |
-----------------------------------------------------------
| 1 | PERSIB BANDUNG | 38 |
| 2 | BORNEO FC SAMARINDA | 37 |
| 3 | PERSIJA JAKARTA | 35 |
| 4 | MALUT UNITED FC | 34 |
| 5 | PERSITA | 31 |
| 6 | PSIM YOGYAKARTA | 30 |
| 7 | PERSEBAYA SURABAYA | 28 |
| 8 | BALI UNITED FC | 27 |
| 9 | BHAYANGKARA PRESISI LAMPUNG FC | 22 |
| 10 | AREMA FC | 21 |
| 11 | DEWA UNITED BANTEN FC | 20 |
| 12 | PSM MAKASSAR | 19 |
| 13 | PERSIK KEDIRI | 19 |
| 14 | MADURA UNITED FC | 17 |
| 15 | PSBS BIAK | 16 |
| 16 | PERSIS SOLO | 10 |
| 17 | SEMEN PADANG FC | 10 |
| 18 | PERSIJAP JEPARA | 9 |
-----------------------------------------------------------