Grid.ID - Penyanyi Tanah Air, Andien, baru-baru ini membagikan kisah pribadinya terkait pengalaman berada dalam hubungan toxic. Cerita tersebut ia ungkapkan setelah membaca buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans. Pengakuan itu disampaikan Andien melalui akun X pribadinya, @andienaisyah.
Buku Broken Strings sendiri tengah menjadi perbincangan publik. Memoar tersebut mengisahkan pengalaman nyata Aurelie yang menjadi korban child grooming sejak usia 15 tahun.
Dalam buku itu, Aurelie juga membahas tentang manipulasi, kontrol, serta proses panjangnya untuk perlahan menyelamatkan diri. Cerita tersebut rupanya membangkitkan kenangan pahit dalam hidup Andien.
"Membaca memoirnya Aurelie, ngingetin terhadap kekerasan dalam hubungan yang pernah gue alami berkali-kali," ungkap Andien. Ia merasa kisah Aurelie begitu relevan dengan pengalamannya di masa lalu.
"Dulu gue dibuat percaya bahwa orang dari latar belakang keluarga yang 'carut marut' seperti gue, nggak pantes dan nggak seharusnya dapet pasangan yang baik2," ujarnya. Andien mengaku pernah merasa rendah diri akibat manipulasi tersebut.
Ia juga menyoroti betapa sulitnya keluar dari hubungan yang menyakitkan. "Walaupun dalam realita, tidak semua orang bisa langsung keluar dari situasi yang menyakitkan, terutama saat kekerasan terjadi berulang. Bukan karena lemah, tapi belum bisa. Dan suatu hari nanti, ia akan bisa," tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Andien menuliskan ucapan terima kasih kepada Aurelie. "Terima kasih, Aurelie, untuk Broken Strings," tulisnya.
Wanita berusia 40 tahun ini juga menyampaikan harapan dan doa bagi para korban. "Aku percaya luka yang diakui, dan pemulihan yang dijalani dengan jujur akan berbuah baik," katanya.
"Doaku untukmu dan semua perempuan yanh pernah (atau sedang) menjadi korban," sambung Andien. Ia berharap para korban bisa menemukan kekuatan untuk bangkit.
"Semoga yang pernah patah kini menemukan napasnya kembali," tutupnya. Unggahan tersebut pun menuai banyak dukungan dari warganet.
Salah satunya datang dari akun X @dil** yang menulis, "semoga luka yang pernah membekas perlahan sembuh, pudar dan menghilang. Walaupun pasti susah untuk lupa. Hug," tulisnya. Akun @wah*** juga ikut menyemangati dengan komentar, "Virtual hug untuk kakakk."