BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Berkepanjangannya banjir yang melanda tiga wilayah kecamatan di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), yang hingga sekarang masih menggenang banyak rumah warga, menjadi perhatian luas berbagai pihak.
Data media ini, Rabu (14/1/2026), permukiman yang hingga saat ini masih diselubungi banjir dengan ketinggian genangan cukup dalam yaitu Desa Handil Negara dan Kali Besar di Kecamatan Kurau.
Lalu, Desa Bumi Harapan dan Kurau Utara di Kecamatan Bumi Makmur. Lalu, Desa Benua Raya di Kecamatan Batibati dan RT 6 Desa Gunung Raja Kecamatan Tambang Ulang.
Beberapa desa lainnya terutama di wilayah Kecamatan Kurau dan Bumi Makmur juga masih terjamah banjir. Hanya saja level dampak banjirnya tak begitu parah.
Karena itu Dinas Sosial (Dinsos) Tala hingga sekarang juga masih terus mendistribusikan makanan siap santap atau nasi bungkus ke wilayah terdampak banjir terparah.
Nasi bungkus tersebut dimasak di dapur umum Dinsos Tala yang berada di Gudang Logistik setempat. Relawan gabungan dan pegawai SKPD Pemkab Tala bersama PMI Tala tiap pagi telah sibuk menyiapkan bahan dan memasaknya.
Secara khusus pada Selasa siang kemarin, Ketua DPRD Tala H Khairil Anwar meninjau operasional dapur umum tersebut.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan dapur umum dalam memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak banjir.
Dalam kunjungan tersebut, Khairil didampingi Ketua Komisi I DPRD Tala Yoga Pinis Suhendra, anggota DPRD Tala Idris, serta perwakilan Komisi III DPRD Tala H Arkani.
Kehadiran unsur pimpinan dan lintas komisi DPRD ini menunjukkan keseriusan legislatif dalam mengawal penanganan bencana banjir di daerah.
Rombongan DPRD disambut langsung oleh Kepala Dinsos Tala Eko Trianto bersama Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Tala Syahrian Nurdin.
Mereka kemudian meninjau area dapur umum, mulai dari tempat memasak, penyimpanan bahan pangan, hingga proses pengemasan makanan siap santap.
Dapur umum tersebut telah beroperasi selama 13 hari terakhir sebagai bagian dari respons cepat Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dalam membantu warga terdampak banjir di Kecamatan Kurau, Bumi Makmur, dan Bati-Bati.
Setiap hari, dapur umum ini menjadi pusat produksi makanan bagi warga yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.
Khairil mengatakan, peninjauan ini penting agar DPRD mendapatkan gambaran riil di lapangan, khususnya terkait kondisi sarana dan prasarana dapur umum serta beban kerja para petugas dan relawan.
“Kami ingin melihat langsung bagaimana kondisi dapur umum ini, bagaimana proses memasaknya, distribusinya, serta apa saja kendala yang dihadapi. Ini penting sebagai bahan kami di DPRD,” ujar Khairil.
Ia mengungkapkan, dari penjelasan Kepala Dinsos Tala, masih terdapat sejumlah kekurangan, baik dari sisi peralatan memasak, perlengkapan pendukung, hingga kapasitas dapur untuk melayani kebutuhan warga terdampak dalam skala besar.
“Insya Allah, pada pembahasan anggaran ke depan, kami akan berupaya melakukan back up anggaran untuk melengkapi sarana dan prasarana dapur umum ini agar pelayanannya semakin optimal,” katanya.
Khairil menegaskan, DPRD Tala mendukung penuh langkah cepat Pemkab Tala dalam penanganan banjir, khususnya penyediaan logistik pangan yang sangat dibutuhkan masyarakat di masa darurat.
Ia juga berharap kondisi banjir di wilayah Tala segera surut sehingga aktivitas warga bisa kembali normal. “Harapan kami tentu banjir ini cepat berlalu dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” tandasnya.
Pada kesempatan tersebut, Khairil turut menyerahkan bantuan sembako berupa mi instan dan telur ayam ras. Bantuan ini diserahkan langsung kepada pengelola dapur umum untuk menambah stok logistik dan mendukung keberlangsungan pelayanan makanan bagi warga terdampak banjir. (AOL)