TRIBUNJOGJA.COM- Kebiasaan beli makan di pinggir jalan identik dengan menu berlemak, tinggi garam, atau digoreng sehingga kurang cocok untuk pola makan sehat.
Padahal, menurut Kementerian Kesehatan, konsumsi lemak, gula, dan garam berlebih dapat meningkatkan risiko obesitas serta Penyakit Tidak Menular (PTM).
Namun, seiring meningkatnya kesadaran gizi, kini mulai banyak warung kaki lima yang menawarkan pilihan menu lebih seimbang, seperti olahan kukus, rebus, atau sayur, sehingga tetap praktis sekaligus lebih ramah bagi pola makan sehat dan program diet.
Tim Tribunjogja.com mengumpulkan 3 rekomendasi warung makan kaki lima dengan menu sehat dan harga ramah di kantong.
Greennesia merupakan salah satu tempat makan di pusat Kota Yogyakarta yang fokus menghadirkan menu sehat dengan konsep American breakfast. Beragam pilihan tersedia, mulai dari salad segar, nasi goreng berbahan beras merah, mi shirataki, hingga aneka minuman rendah gula.
Variasi menu ini memberi alternatif sarapan dan makan ringan yang lebih seimbang, sekaligus menyesuaikan kebutuhan masyarakat urban yang semakin sadar akan pola makan sehat.
Dalam proses pengolahannya, Greennesia mengutamakan penggunaan bahan alami dengan kandungan lemak dan gula yang lebih rendah. Pendekatan ini sejalan dengan anjuran Kementerian Kesehatan yang mendorong pembatasan konsumsi gula, garam, dan lemak dalam menu harian.
Meskipun mengusung konsep makanan sehat, cita rasa yang ditawarkan tetap terasa seperti masakan rumahan, sehingga tetap nyaman di lidah tanpa memunculkan kekhawatiran akan kenaikan berat badan.
Dari sisi harga, Greennesia tergolong ramah di kantong. Dengan kisaran harga mulai Rp15.000 an, pengunjung sudah bisa menikmati hidangan sehat yang mengenyangkan dan bernutrisi.
Kombinasi variasi menu, bahan berkualitas, serta harga terjangkau menjadikan Greennesia sebagai pilihan makan pagi atau sarapan yang lezat, sehat, dan ekonomis bagi masyarakat perkotaan.
Baca juga: Tips Menyusun Menu Diet Tanpa Kehilangan Cita Rasa: Tetap Sehat dan Lezat
Onti Ani dikenal sebagai salah satu warung makan yang menawarkan pilihan menu ramah diet dengan pengolahan minim minyak dan tanpa tambahan gula.
Menu yang disajikan cukup beragam, mulai dari nasi dengan olahan dada ayam, smoothies berbahan buah segar, hingga dessert rendah kalori dengan porsi yang tetap mengenyangkan.
Dengan harga mulai Rp25.000, Onti Ani menghadirkan alternatif makan enak, bergizi seimbang, dan lebih terkontrol bagi masyarakat yang ingin menjalani pola hidup sehat tanpa harus ribet atau merasa “sedang dihukum” oleh diet.
Dapur Syurga mengusung konsep warung makan tegal yang akrab dengan keseharian masyarakat, dengan deretan sayur dan lauk yang tersaji rapi dan siap dipilih.
Konsep ini memudahkan pembeli menentukan menu tanpa harus menunggu lama atau merasa bingung, terutama bagi pekerja dan mahasiswa dengan waktu terbatas. Pilihan menu yang beragam juga mendorong konsumsi sayuran untuk memperbanyak asupan pangan nabati dalam menu harian.
Keunggulan utama Dapur Syurga terletak pada penyediaan nasi merah sebagai alternatif sumber karbohidrat. Nasi merah dikenal memiliki kandungan serat lebih tinggi dibanding nasi putih, sehingga membantu memberi rasa kenyang lebih lama dan mendukung pengaturan berat badan.
Pilihan ini cocok bagi pembeli yang sedang menjalani program diet atau menerapkan pola makan sehat, tanpa harus mengorbankan kebiasaan makan nasi sebagai makanan pokok.
Dari sisi harga, Dapur Syurga tergolong ramah di kantong. Dengan kisaran mulai Rp15.000, pembeli sudah dapat menikmati seporsi nasi lengkap dengan tiga jenis sayur, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan makan satu waktu. Perpaduan harga terjangkau, porsi mengenyangkan, dan komposisi menu yang lebih seimbang menjadikan Dapur Syurga sebagai alternatif makan sehari-hari yang hemat, praktis, dan tetap memperhatikan asupan gizi.
Ketiga rekomendasi diatas semoga bisa membantu kamu yang sedang menerapkan pola makan sehat dengan rasa tak kalah enak dari makanan kaki lima. (MG Erlysta Nafa Azhary)