Ringkasan Materi IPS Kelas 9 Semester 2 Tema 03 Kurikulum Merdeka: Tantangan Pembangunan Indonesia
January 14, 2026 04:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tema 03 IPS kelas 9 Kurikulum Merdeka membahas tentang tantangan pembangunan Indonesia dalam menghadapi perubahan zaman dan globalisasi.

Materi ini penting dipelajari karena pembangunan tidak hanya berkaitan dengan ekonomi, tetapi juga menyangkut kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Melalui tema Tantangan Pembangunan Indonesia, peserta didik diajak memahami bagaimana kondisi pembangunan di Indonesia dari masa ke masa.

Siswa juga akan mempelajari berbagai indikator pembangunan seperti pertumbuhan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pemerataan kesejahteraan.

Pembelajaran IPS pada tema ini menekankan keterkaitan antara sumber daya manusia, sumber daya alam, dan kebijakan pembangunan nasional.

Selain itu, tema ini mengajak siswa berpikir kritis terhadap masalah ketimpangan sosial, kemiskinan, dan pengangguran di Indonesia.

Kurikulum Merdeka mendorong peserta didik untuk tidak hanya mengetahui teori pembangunan, tetapi juga memahami dampaknya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan mempelajari ringkasan materi IPS Tema 03 ini, siswa diharapkan mampu melihat peluang dan tantangan Indonesia menuju negara maju.

Pemahaman yang baik terhadap materi ini akan membantu siswa dalam menghadapi asesmen serta menumbuhkan sikap peduli terhadap pembangunan bangsa.

Berikut ini Ringkasan Materi IPS Kelas 9 Tema 03: Tantangan Pembangunan Indonesia, Kurikulum Merdeka

Subtema 1: Hakikat Pembangunan dan Tujuan Pembangunan Nasional

Pembangunan adalah proses perubahan yang dilakukan secara terencana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan.

Pembangunan tidak hanya berfokus pada peningkatan ekonomi, tetapi juga mencakup aspek sosial, budaya, pendidikan, dan kesehatan.

Oleh karena itu, keberhasilan pembangunan tidak dapat diukur hanya dari pertumbuhan ekonomi semata.

Tujuan pembangunan nasional Indonesia tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia. Tujuan ini menunjukkan bahwa pembangunan harus berorientasi pada manusia dan keadilan sosial.

Pembangunan juga harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila, sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.

Dengan demikian, pembangunan yang ideal adalah pembangunan yang berkelanjutan, adil, dan merata.

Subtema 2: Perkembangan Pembangunan di Indonesia dari Masa ke Masa

Pembangunan di Indonesia mengalami perkembangan yang berbeda pada setiap masa pemerintahan.

Pada masa awal kemerdekaan, pembangunan lebih difokuskan pada pemulihan kondisi negara pasca penjajahan dan mempertahankan kedaulatan nasional. 

Keterbatasan dana, sumber daya manusia, dan sarana prasarana menjadi tantangan utama.

Pada masa Orde Baru, pembangunan lebih menekankan pada pertumbuhan ekonomi melalui industrialisasi dan pembangunan infrastruktur.

Program pembangunan jangka panjang mulai dirancang secara sistematis, seperti Repelita (Rencana Pembangunan Lima Tahun). Meskipun pertumbuhan ekonomi meningkat, pembangunan pada masa ini belum sepenuhnya merata.

Memasuki era Reformasi hingga saat ini, pembangunan diarahkan pada demokratisasi, desentralisasi, dan pemerataan pembangunan antarwilayah.

Pemerintah berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengurangi kemiskinan, serta memperkuat pembangunan sumber daya manusia.

Subtema 3: Indikator dan Tolok Ukur Keberhasilan Pembangunan

Keberhasilan pembangunan dapat diukur melalui berbagai indikator. Salah satu indikator utama adalah pertumbuhan ekonomi yang menunjukkan peningkatan produksi barang dan jasa dalam suatu negara.

Namun, indikator ini belum cukup menggambarkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Indikator lain yang digunakan adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang mencakup tiga aspek utama, yaitu pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak.

IPM memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang kualitas hidup penduduk.

Selain itu, tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran, pemerataan pendapatan, serta akses terhadap layanan publik juga menjadi tolok ukur penting dalam menilai keberhasilan pembangunan.

Semakin rendah tingkat kemiskinan dan pengangguran, serta semakin merata pendapatan masyarakat, maka pembangunan dapat dikatakan semakin berhasil.

Subtema 4: Permasalahan dan Tantangan Pembangunan di Indonesia

Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam proses pembangunan. Salah satu masalah utama adalah ketimpangan pembangunan antarwilayah, terutama antara wilayah perkotaan dan pedesaan serta antara Indonesia bagian barat dan timur.

Ketimpangan ini menyebabkan perbedaan kualitas hidup masyarakat.

Masalah kemiskinan dan pengangguran juga masih menjadi tantangan besar.

Pertumbuhan penduduk yang tinggi tidak selalu diiringi dengan penyediaan lapangan kerja yang memadai. Selain itu, kualitas sumber daya manusia yang belum merata turut memengaruhi daya saing bangsa.

Tantangan lainnya adalah kerusakan lingkungan akibat pembangunan yang tidak berkelanjutan. Eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan dapat menyebabkan pencemaran, bencana alam, dan menurunnya kualitas lingkungan hidup.

Subtema 5: Peran Sumber Daya Manusia dalam Pembangunan

Sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pembangunan nasional. SDM yang berkualitas ditandai dengan tingkat pendidikan yang baik, kesehatan yang terjaga, serta keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan zaman.

Peningkatan kualitas SDM dilakukan melalui pendidikan, pelatihan, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam era globalisasi, kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, dan berinovasi menjadi sangat penting.

Pelajar sebagai bagian dari generasi muda memiliki peran strategis dalam pembangunan.

Dengan belajar sungguh-sungguh, berperilaku disiplin, dan memiliki karakter yang baik, pelajar dapat menjadi agen perubahan yang mendukung pembangunan Indonesia di masa depan.

Subtema 6: Upaya dan Strategi Mengatasi Tantangan Pembangunan

Untuk mengatasi berbagai tantangan pembangunan, pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama.

Pemerintah berperan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang adil, merata, dan berkelanjutan. 

Pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta perlindungan lingkungan menjadi prioritas utama.

Selain itu, penguatan ekonomi kerakyatan melalui UMKM, pemerataan pembangunan daerah, serta pemanfaatan teknologi digital dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Partisipasi aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan agar hasil pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat.

Pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang tidak hanya mengejar kemajuan materi, tetapi juga meningkatkan kualitas manusia dan menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.