Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelaku pembunuhan seorang pria yang sempat terjadi di Jalan Otto Iskandardinata, Kecamatan Regol, Kota Bandung, pada 9 Desember 2025 akhirnya berhasil ditangkap. Pelaku ini berinisial SP (35). Dia ditangkap di Jakarta setelah sempat kabur setelah membunuh korban.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, menjelaskan SP ini ditangkap Minggu (11/1/2026).
Hasil pemeriksaan, kata Anton, SP terbukti sebagai pelaku penusukan yang mengakibatkan korban tewas.
"Saat kejadian itu, si pelaku dalam pengaruh alkohol alias mabuk dan obat-obatan. Si pelaku ketika itu mengaku kehilangan kunci motor dan ponselnya. Dia mencari barang itu di sekitar lokasi, tapi saat mencari pelaku ini bertemu dengan korban yang tak dikenalnya," katanya, Rabu (14/1/2026).
Baca juga: Pembunuhan di Otista Bandung: Kronologi Belum Diketahui, Polisi Masih Kumpulkan Bukti
Keduanya terjadi perselisihan dan percekcokan karena korban tak terima atas tuduhan pelaku yang merasa barangnya hilang. Pelaku saat itu membawa senjata tajam dan menusukkan ke korban.
"Hasil pemeriksaan inafis, ada beberapa luka di tubuh korban, seperti pada paha, perut, dan dahinya. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di depan sebuah toko," ujarnya.
Pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian seseorang. Penyidik pun menjerat pelaku dengan pasal 468 ayat 2 KUHP baru sebagai pasal juncto yang ancaman hukuman maksimal pelaku 15 tahun penjara.
Warga Jalan Otista, kota Bandung dihebohkan dengan adanya mayat pria bersimbah darah, Selasa (9/12/2025). Jasad pria itu ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB. Polisi pun telah datang ke lokasi dan memeriksa identitas mayat tersebut yang sudah dalam kondisi rusak.
Kapolsek Regol, Kompol Heri Suryadi menyampaikan polisi menerima laporan pukul 06.00 WIB dan mengecek TKP. Dengan adanya bercak darah, Polsek Regol pun berkoordinasi dengan Inafis.
Baca juga: BREAKING NEWS: Toko Oleh-oleh di Jalan Pramuka Garut Terbakar
"Pria itu alami sejumlah luka karena hantaman benda tajam dan benda tumpul. Lukanya ada di kening kepala, tusukan di paha kaki dan luka bagian perut. Ciri-ciri korban itu berjenis kelamin laki-laki, tinggi sekitar 160cm, berdasarkan pemeriksaan inafis ditemukan beberapa luka di tubuh korban, seperti di paha, dahi, dan kepastian penyebab kematian kami berkoordinasi dengan RS Sartika Asih," katanya saat dihubungi.
Darah segar masih berceceran di tempat jasad ditemukan, yakni di area trotoar depan ruko-ruko kawasan Jalan Otista. Olah tempat kejadian jasad pria berbaju hitam itu sempat menjadi tontonan warga.
"Untuk identitas korban, saat ini belum dapat terungkap. Kami sedang lakukan penyelidikan dengan rencana melakukan visum dan autopsi untuk penyelidikan," katanya. (*)