TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Lonjakan debit air dari hulu Waduk PLTA Koto Panjang mereda.
Debit air masuk (inflow) melandai dalam empat hari terakhir.
Data dari Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Air (ULPLTA) Koto Panjang menunjukkan besar inflow bertahan di bawah 500 meter kubik per detik (m3/s) sekak Sabtu (10/1/2026) malam.
Inflow bahkan cenderung menurun hingga Rabu (14/1/2026).
Inflow sebesar 372,14 m3/s pada pukul 13.00 WIB.
Sama besarnya dengan debit air keluar (outflow), akumulasi melalui turbin dan pintu pelimpah (spillway gate).
Sementara elevasi setinggi 81,49 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Baca juga: Debit Sungai Terus Naik, Pembudidaya Ikan di Kampar Perkuat Ikatan Keramba
Elevasi bertahan di level normal atau Normal Water Level (NWL) dalam rentang 80,60 sampai 82,99 mdpl
Inflow sempat melonjak hingga mencapai 1.700-an m3/s pada Jumat (9/1/2026). Lonjakan itu menyebabkan kenaikan elevasi dari level rendah ke normal.
Kendati begitu, ULPLTA tidak sampai menaikkan bukaan dua pintu pelimpah dari 50 centimeter (2 x 50 cm).
Bukaan pintu pelimpah masih dipertahankan sampai Rabu ini.
Supervisor Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Kampar, Edison menyebutkan prakiraan cuaca di wilayah Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat sisi hulu waduk.
"Kalau daerah Pangkalan, dalam minggu ini potensi intensitas hujan belum tinggi," katanya kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (14/1/2026) sore.
( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing )