Jadi Tuan Rumah, Medan Falcons Putri Siap Balas Kekalahan di Pekan Kedua Proliga 2026
January 14, 2026 07:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Tim Medan Falcons Putri membidik hasil maksimal pada pekan kedua Proliga 2026.

Ambisi tersebut semakin besar karena Medan Falcons akan tampil sebagai tuan rumah di GOR Voli Indoor Sport Center Sumatra Utara, dengan dukungan penuh publik sendiri yang diharapkan mampu menjadi tambahan energi bagi tim.

Pada pekan kedua ini, Medan Falcons Putri dijadwalkan menjalani dua pertandingan penting. Laga pertama akan menghadapi Bandung BJB Tandamata pada Jumat (16/1), sebelum kemudian menantang Jakarta Electric PLN Mobile pada Minggu (18/1).

Dua pertandingan tersebut diharapkan mampu menjadi momentum kebangkitan Medan Falcons Putri, sekaligus ajang pembalasan atas hasil kurang memuaskan yang diraih pada pekan pertama. 

Saat tampil di Pontianak, Medan Falcons harus menelan dua kekalahan telak, masing-masing saat menghadapi Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 0-3 dan saat berjumpa Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dengan skor serupa. Rentetan hasil minor itu membuat Medan Falcons Putri kini berada di dasar klasemen sementara tanpa perolehan poin.

Perwakilan Medan Falcons, Rinaldi, mengakui masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi dari hasil pertandingan di Pontianak. Ia menyebutkan, peningkatan kemampuan individu pemain dan komunikasi antar pemain menjadi fokus utama tim dalam sesi latihan.

“Berdasarkan pengalaman di Pontianak, memang masih ada beberapa hal yang harus kita perbaiki. Sejauh ini kami mencoba meningkatkan kemampuan pemain dan komunikasi antar pemain, supaya saat menghadapi tim-tim di Medan nanti, kepercayaan diri mereka bisa lebih baik,” ujar Rinaldi.

Ia menilai secara umum kondisi fisik dan kemampuan para pemain berada dalam kondisi yang baik. Ditambah lagi, Medan Falcons Putri memiliki pelatih dengan pengalaman internasional yang diharapkan mampu mengembangkan potensi para pemain secara maksimal.

“Secara kemampuan dan fisik, pemain cukup baik. Kami juga punya pelatih yang berpengalaman internasional. Kombinasi antara pemain senior dan junior menjadi salah satu kelebihan Falcons. Pemain senior bisa memimpin tim, sementara pemain junior memberi dukungan dari belakang,” jelasnya.

Rinaldi juga menyoroti adaptasi pemain yang baru bergabung usai SEA Games. Meski baru bergabung pada Desember lalu, para pemain tersebut dinilai mampu beradaptasi dengan cepat di dalam tim.

“Mereka pertama kali datang setelah SEA Games di Desember, tapi begitu masuk tidak ada masalah. Mereka langsung berbaur dengan pemain lain, baik di luar maupun di dalam lapangan. Karena memang sudah punya skill dan kemampuan yang bagus, adaptasinya juga cepat,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Medan Falcons lainnya, Shahnaz, menyampaikan bahwa persiapan tim saat ini berjalan cukup optimal. Tim secara rutin menjalani latihan di GOR Voli Indoor dan terus mendapat arahan intensif dari pelatih kepala, Marcos.

“Tim sekarang latihan di GOR Voli Indoor dan latihannya sudah cukup optimal. Coach Marcos selalu memberikan arahan yang terbaik. Mudah-mudahan pada hari pertandingan nanti, tim bisa tampil lebih maksimal dibanding pertandingan sebelumnya,” kata Shahnaz.

Terkait kekuatan lawan, Shahnaz menilai beberapa tim masih menjadi unggulan berdasarkan statistik, terutama Jakarta Popsivo Polwan dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.

“Kalau melihat statistik, sejauh ini Popsivo dan Gresik masih di atas. Tapi kami tetap optimistis dan fokus memperbaiki permainan sendiri,” ujarnya.

Di akhir, Shahnaz berharap dukungan penuh dari masyarakat Medan dan Sumatra Utara dapat mengalir deras untuk Medan Falcons Putri selama Proliga 2026 berlangsung.

“Mudah-mudahan masyarakat Medan dan Sumatra Utara bisa memberikan dukungan langsung. Kami sangat berharap animo masyarakat bisa lebih besar lagi untuk Proliga 2026 ini,” pungkasnya.

(Cr29/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.