Keunikan Turnamen Pemanasan Australia Open 2026, Uang Rp11,3 Miliar Seperti Tak Berarti
January 15, 2026 02:15 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Turnamen tenis eksebisi yang digelar menjelang Australian Open 2026 bertajuk One Point Slam mengundang perhatian besar.

One Point Slam selesai digelar pada Rabu (14/1/2026) malam dengan seorang petenis amatir bernama Jordan Smith keluar sebagai pemenang.

Lawan yang dihadapi Smith di babak final juga tak main-main.

Ia menghadapi petenis profesional di sektor putri, Joanna Garland, yang juga berhasil menjejak babak final.

Kemenangan Smith ini disambut sorakan suka cita meriah dari penonton yang memadati Melbourne Park di Melbourne, Australia.

Berkat hasil positif itu, Smith berhak membawa pulang hadiah utama berupa uang senilai 1 juta Dollar Australia atau Rp11,3 miliar.

Baca juga: Pemain Unggulan di Australian Open 2026: Lupakan soal 10 Gelar Djokovic, Alcaraz-Sinner Mengintai

Tak cuma cerita kemenangan Smith saja yang mengundang decak kagum.

Perjalan Smith ke babak final juga tak kalah mengejutkan.

Ia hampir selalu berhadapan dengan petenis profesional yang punya ranking mentereng.

Hanya saat babak pertama dan kelima saja Smith menghadapi lawan non-unggulan.

Selebihnya ia selalu berjibaku dengan nama-nama tenar di dunia tenis.

MENANG - Petenis amatir, Jordan Smith, berhasil memenangi turnamen eksebisi menjelang Australian Open 2026 bertajuk One Point Slam, pada Rabu (14/1/2026) di Melbourne Park, Australia. (X @AustralianOpen)

Salah satunya adalah saat ia harus berjumpa petenis ranking dua dunia, Jannik Sinner.

Perjumpaan dengan Sinner ternyata tak menjadi titik pemberhentian baginya.

Ia ternyata bisa mencetak poin atas sang juara bertahan Australian Open ini.

Setelah itu, Smith gantian mengalahkan Amanda Anisimova untuk memastikan tempat yang lebih dekat di final.

Sang pemain amatir tak bisa percaya dirinya memenangi turnamen ini.

"Saya tidak bisa berkata-kata. Ini benar-benar sulit dipercaya," kata Smith dikutip dari laman resmi Australian Open.

"Saat datang ke sini, saya membayangkan akan sangat senang untuk mencetak satu poin saja."

"Ini menjadi pengalaman luar biasa," paparnya.

Berakhirnya turnamen One Point Slam ini sekaligus menjadi tanda semakin dekatnya babak utama turnamen Australian Open 2026.

Para pemain unggulan seperti Jannik Sinner, Carlos Alcaraz, hingga Novak Djokovic akan bertarung sekuat tenaga untuk bisa menjadi yang terbaik.

Tak ada lagi main-main saat berlaga di turnamen tenis setingkat Grand Slam seperti Australian Open.

Para petenis pastinya ingin membuktikan kekuatan dan kehebatan masing-masing saat berlaga di atas lapangan nantinya.

Berbeda saat mereka tampil di One Point Slam yang memiliki hadiah tinggi.

Meski berhadiah uang cukup besar, para petenis profesional seperti hanya bermain alakadarnya saat tampil di One Point Slam.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.