BMKG El Tari Kupang Ingatkan NTT Berpotensi Dilanda Hujan Lebat, Angin Kencang dan Gelombang Tinggi
January 15, 2026 05:19 AM

POS-KUPANG.COM - Peringatan dini cuaca ekstrem kembali dikelaurkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) El Tari Stasiun Meteorologi Kelas II Kupang.

BMKG El Tari Kupang mengingatkan, NTT berpotensi dilanda hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi hingga 17 Januari 2026.

Karena itu, BMKG El Tari Kupang mengimbau masyarakat, nelayan dan operator kapal agar mewaspadai dampak dari kondisi cuaca tersebut.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenotek, mengatakan sebagian besar wilayah NTT berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat hingga 14 Januari 2026.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG NTT Besok 15 Januari 2026, Sebagian Besar Cerah Berawan

“Potensi hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi hampir merata di wilayah NTT, meliputi Flores, Pulau Timor, Lembata, Alor, hingga Pulau Sumba,” ujar Sti Nenote’k, Selasa (13/1).

Ia menjelaskan, kondisi tersebut dipicu oleh menguatnya Monsun Asia yang meningkatkan suplai uap air, serta adanya pusat tekanan rendah di wilayah timur laut dan barat laut Australia yang menyebabkan pertemuan dan perlambatan angin di wilayah NTT. Selain itu, aktifnya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Atmosfer Kelvin, serta gelombang atmosfer rendah turut memperkuat pertumbuhan awan hujan.

Selain potensi cuaca ekstrem di daratan, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di laut untuk Perairan NTT pada 14-17 Januari 2026. 

Gelombang kategori sedang dengan ketinggian 1,25-2,5 meter diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah perairan, antara lain Selat Sape, Perairan Flores, Selat Flores-Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Selat Sumba, Laut Sawu, Selat Ombai, Selat Pukuafu, serta perairan sekitar Timor, Kupang-Rote, dan Sabu-Raijua.

Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Laut Sawu 16-17 Januari 2026

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang 1,5 hingga 2 Meter di Perairan Utara dan Selatan Flores

BMKG juga mengingatkan para nelayan dan operator kapal agar mewaspada gelombang tinggi2,5-4 meter di Laut Sawu pada 16 Januari 2026 pukul 08.00 Wita hingga 17 Januari 2026 pukul 08.00 Wita.

Selain itu, BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemunculan awan Cumulonimbus yang dapat memicu hujan lebat, angin kencang, serta peningkatan tinggi gelombang dan perubahan arah angin secara tiba-tiba. 

Menurut penjelasan BMKG, angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Ende selama masa peringatan dini.

Nelayan, pelaku pelayaran, dan pengguna transportasi laut juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas transportasi. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.