Permohonan Maaf Arbeloa usai Real Madrid Tersingkir dari Copa Del Rey
Tribun January 15, 2026 09:30 AM

Debut Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala Real Madrid tidak berakhir manis. Los Blancos harus tersingkir dari ajang Copa del Rey 2025/26.

Sebelumnya, Arbeloa dipromosikan oleh Florentino Perez untuk menangani tim senior Real Madrid dengan status pelatih interim (percobaan), terhitung mulai 13 Januari 2026.

Pelatih berusia 44 tahun tersebut sebelumnya menangani tim akademi Real Madrid.

Sejak 2020, Arbeloa memulai karier kepelatihannya dengan melatih tim U-14 A pada musim 2020–2021, kemudian menangani tim U-16 pada musim 2021–2022, serta melatih tim U-19 dari 2022 hingga 2025.

Jabatan Arbeloa sebelum ditunjuk sebagai pelatih tim utama adalah sebagai pelatih Castilla (Real Madrid B), posisi yang diembannya sejak Juni 2025.

Debut Buruk Arbeloa

Namun sayang, Alvaro Arbeloa melalui langkah pertamanya bersama tim senior Real Madrid dengan hasil buruk.

Madrid menelan kekalahan dramatis dengan skor 3-2 dari Albacete pada babak 16 besar yang berlangsung Kamis (15/1/2026) dini hari WIB.

Pertandingan berjalan sangat ketat sejak awal. Kedua tim baru mampu memaksimalkan menit-menit akhir di setiap babak untuk mencetak gol penentu.

Tim tuan rumah membuka keunggulan lebih dulu lewat gol Javi Villa, menit ke-42.

Madrid kemudian menyamakan kedudukan pada masa tambahan waktu babak pertama melalui Franco Mastantuono.

Memasuki babak kedua, tensi laga tetap tinggi. Albacete kembali memimpin lewat gol Jefte pada menit ke-82.

Namun, keunggulan tersebut kembali dinetralkan Madrid melalui gol Gonzalo Gracia di masa perpanjangan waktu.

Petaka bagi Real Madrid datang di menit-menit akhir perpanjangan waktu. Jefte mencetak gol keduanya sekaligus memastikan kemenangan Albacete dengan skor 3-2.

Real Madrid Arda Guler 15/1
DUEL BOLA - Perebutan bola antara pemain Real Madrid, Arda Güler menghadapi pemain Albacete pada babak 16 besar Copa del Rey 2025/2026 di Estadio Carlos Belmonte pada Kamis (15/1/2026). (Website Madrid - 15/1/2026).

Hasil tersebut memastikan Madrid angkat koper lebih cepat dari turnamen Copa del Rey.

Pada musim sebelumnya, Madrid merupakan tim finalis yang menantang Barcelona sebagai juara.

Sementara itu, situasi yang dialami Real Madrid saat ini sejatinya pernah terjadi pada edisi 2023/24.

Pada musim tersebut, Los Blancos juga tersingkir di babak 16 besar Copa del Rey.

Namun, kala itu mereka harus mengakui keunggulan rival sekota, Atlético Madrid, yang sama-sama bermain di kasta utama.

Berbeda pada edisi kali ini yang mana Real Madrid tersingkir atas tim asal kasta kedua atau Segunda Division.

Permohonan Maaf Arbeloa

Tugas menangani Real Madrid menjadi tantangan berat bagi Alvaro Arbeloa. Pasalnya, di klub sebesar Los Blancos, hasil imbang saja tidak cukup untuk menghadirkan kegembiraan bagi semua pihak.

Apalagi Madrid harus menelan kekalahan dari Albacete yang bermain di kasta lebih baik.

"Di klub ini, hasil imbang saja sudah terasa buruk. Apalagi kekalahan seperti ini," ujar Arbeloa pada sesi jumpa pers, dilansir website Madrid, Kamis (15/1/2026).

"Rasanya sangat menyakitkan, terlebih ketika kekalahan itu terjadi dari tim yang berada di divisi lebih rendah," sambung pelatih 44 tahun.

Meskipun demikian, Alvaro Arbeloa tidak berserah diri dengan tugasnya yang dijalani bersama Real Madrid.

Arbeloa mengucapkan permohonan maaf, sekaligus berjanji akan membenahi tim selepas laga debutnya kali ini.

"Jika ada pihak yang harus bertanggung jawab atas kekalahan ini, itu adalah saya, karena sayalah yang mengambil seluruh keputusan tim," kata Alvaro Arbeloa.

"Namun, setelah ini, saya berusaha mengangkat mereka kembali, baik secara fisik maupun mental," sambung pelatih asal Spanyol.

"Kami harus berbenah dan fokus menghadapi pertandingan hari Sabtu," pungkasnya.

Madrid akan menghadapi Levante pada lanjutan pekan ke-19 Liga Spanyol, Sabtu (17/11/2026) kick-off 20.00 WIB.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.