Pemkab Tanahlaut Buat Sodetan di Jalur Vital Dua Desa, Percepat Surutkan Banjir Kurau–Bumi Makmur
January 15, 2026 09:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala) terus mengebut upaya jangka pendek penanganan banjir yang berkepanjangan di Kecamatan Kurau dan Bumi Makmur. 

Selain penyedotan air oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III yang mulai dilakukan sejak Kamis pekan tadi, kini dilakukan pembuatan sodetan di jalur strategis Jalan H Sukamta. 

Sebagai informasi, Kamis (15/1/2026), jalan ini berada di wilayah Desa Kurau Utara dan Handil Maluka, tembus kampung nelayan Desa Pantai Harapan yang berada di kawasan pesisir pantai.

Mulai Rabu kemarin, Pemkab Tala melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPRP Tala melakukan pengerjaan sodetan berupa pemasangan gorong-gorong di wilayah Desa Kurau Utara dan Desa Handil Maluka, Kecamatan Bumi Makmur, tersebut.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan genangan banjir yang hingga kini masih merendam banyak rumah warga, jalan lingkungan, hingga jalan poros penghubung Kurau–Bumi Makmur.

Camat Bumi Makmur, Imam EW, saat dikonfirmasi menyebutkan terdapat tiga titik sodetan yang dikerjakan secara bersamaan di jalur jalan vital penghubung beberapa desa di kawasan dekat pesisir tersebut.

“Rencananya ada tiga titik. Dua titik di wilayah Desa Kurau Utara dan satu titik di Desa Handil Maluka,” sebut Imam.

Baca juga: Kebakaran di Pelambuan Banjarmasin, Atun Selamatkan Putrinya yang Tersetrum Aliran Listrik di Pagar

Ia memperkirakan pengerjaan sodetan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu dua hingga tiga hari ke depan. Bahkan, satu titik di Desa Kurau Utara ditargetkan rampung lebih cepat.

“Untuk satu titik di Kurau Utara, kemungkinan bisa segera selesai,” jelasnya.

Secara teknis, pengerjaan dilakukan dengan menggali setengah badan jalan terlebih dahulu untuk pemasangan gorong-gorong, kemudian dicor secara bertahap. 

Metode ini diterapkan agar akses Jalan H Sukamta tetap dapat dilalui kendaraan selama proses pengerjaan berlangsung.

Lebar sodetan atau gorong-gorong yang dipasang diperkirakan mencapai 5 hingga 6 meter, sehingga diharapkan mampu memperlancar aliran air dari kawasan genangan menuju saluran pembuangan.

Sementara itu, upaya penyedotan air banjir oleh BWS Kalimantan III di simpang tiga Desa Handil Maluka juga masih terus berjalan. 

Penyedotan ini telah dilakukan sejak beberapa hari terakhir dan akan dilanjutkan hingga kondisi genangan dinilai menurun signifikan.

Banjir yang melanda Kecamatan Kurau dan Bumi Makmur tergolong lama surutnya. Hingga pertengahan Januari 2026, genangan air masih terlihat di sejumlah permukiman warga serta mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di jalur utama dan kawasan padat penduduk.(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.