Tampang 2 Pelaku Pembunuhan Pria di TPU Bekasi, Motif Utama karena Utang
January 15, 2026 11:23 AM

TRIBUNBATAM.id - Pihak kepolisian tidak membutuhkan waktu lama untuk mengungkap pembunuhan pria di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kompleks BRI, Jalan KH Noer Ali, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, pada Minggu (11/1/2026).

Korban tewas berinisial MDTWS (25) yang ternyata dibunuh oleh dua pelaku berinisial JP dan G.

Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil meringkus KEDUA pelaku yang merupakan orang dekat korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi penangkapan kedua pelaku pembunuhan.

Kombes Pol Budi juga membeberkan motif pembunuhan keji diduga kuat karena persoalan utang.

"Berdasarkan hasil penyelidikan awal, motif pembunuhan diduga karena rasa dendam terkait persoalan utang antara korban dan para pelaku," ujar Budi Hermanto, Rabu (14/1/2026).

Meski demikian, Kombes Pol Budi belum dapat mengungkap secara detail kronologi pembunuhan.

Kombes Pol Budi menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman kasus tersebut.

“Para pelaku saat ini telah diamankan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami rangkaian peristiwa dan melengkapi berkas perkara untuk proses hukum selanjutnya,” tambah Budi.

Polisi menyita sejumlah barang bukti kunci, termasuk ikat pinggang yang digunakan untuk mencekik korban, beberapa unit telepon genggam, tas milik korban, serta pakaian yang dikenakan saat kejadian.

Kronologi Penemuan Jasad

Peristiwa ini bermula saat sejumlah warga yang hendak berziarah di area TPU usai hujan pada Minggu (11/1/2026) sekira pukul 13.00 WIB dikejutkan dengan penemuan jasad dalam posisi tengkurap dan tertutup dedaunan.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menjelaskan bahwa sejak awal pihaknya sudah mencurigai adanya tindak pidana pembunuhan.

“Dugaan sementara korban merupakan korban pembunuhan karena tidak ada kejadian tawuran di sekitar TKP,” ujar Braiel.

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal, kondisi korban cukup mengenaskan.

“Korban ditemukan di TPU dalam kondisi leher terjerat ikat pinggang. Tetapi ini masih kami dalami dan telusuri lebih lanjut,” ucapnya.

Braiel juga menambahkan adanya tanda-tanda kekerasan fisik lainnya.

“Secara kasat mata terdapat luka memar di bagian muka. Dugaan sementara akibat benda tumpul, dan ini masih kami dalami,” tegasnya.

PENEMUAN JASAD - Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menunjukan foto jasad di Polres Metro Bekasi Kota, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi pada Senin (12/1/2026). Polisi menduga satu pria yang jasadnya ditemukan tanpa identitas di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kompleks BRI, Jalan KH Noer Ali, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi itu merupakan korban pembunuhan.
PENEMUAN JASAD - Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menunjukan foto jasad di Polres Metro Bekasi Kota, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi pada Senin (12/1/2026). Polisi menduga satu pria yang jasadnya ditemukan tanpa identitas di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kompleks BRI, Jalan KH Noer Ali, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi itu merupakan korban pembunuhan. (Tribunnews.com/Warta Kota/Rendy Rutama)

Baca juga: Tugas Terakhir Berujung Maut, Lansia Tewas Dihajar Pemuda di Halaman Alfamart Bandung

Latar Belakang dan Identifikasi

Sebelum identitas korban terungkap sebagai MDTWS (25), polisi sempat mengalami kesulitan karena tidak ditemukan dokumen identitas apapun di lokasi kejadian.

Saat ditemukan, korban mengenakan celana panjang jeans biru, kaos lengan panjang abu-abu, dan menggunakan kawat gigi (behel).

Di lokasi hanya ditemukan sepasang sandal dan sebuah vape.

Kapolsek Bekasi Barat, AKP Wahyudi, mengonfirmasi bahwa penanganan kasus ini kini telah sepenuhnya dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. 

"Infonya ada tiga orang pelaku yang ditangkap Jatanras Polda," kata Wahyudi, Rabu (14/1/2026).

Ia menjelaskan bahwa koordinasi dilakukan secara intensif mengingat perkara diambil alih oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

"Memang perkara ditangani Jatanras Polda Metro Jaya, kami limpahkan ke sana," jelasnya.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani proses autopsi guna melengkapi berkas penyidikan lebih lanjut.

(TribunBatam.id)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.