TRIBUNMATARAMAN.COM - Gus Iqdam Pengasuh Majelis Sabilu Taubah Blitar berikan tips rahasia lancar rejeki di Minggu terakhir bulan Rajab.
Diketahui saat ini Kamis 15 Januari 2026 akan memasuki tanggal 26 Bulan Rajab 1447 Hijriah.
Esok hari pada Jumat 16 Januari 2026, akan memasuk tanggal 27 Hijriah atau minggu terakhir bulan Rajab.
Saat esok hari bagi umat islam diharapkan melakukan amalan penting.
Mulai berpuasa hingga satu amalan penting yakni bersolawat.
Menurut Gus Iqdam dalam sebuah video viral ceramahnya yang dikutip Tribunmataraman.com, pengasuh Pondok Pesantren mambaul Hikam II itu menyebutkan amalan untuk baca Ahmad Rasulullah.
"Besok Jumat terakhir Saya akan menunjukkan di antara dua khutbah Moco Ahmad Rasulullah Muhammad Rasulullah sebanyak 35 kali," ujar Gus Iqdam.
Menurut Gus Iqdam apabila umat islam melaksanakan amalan itu, maka dipercaya diberikan rejeki yang lancar.
"Hidupmu akan berkah, untuk perempuan bagaimana? ya nanti dikira-kira saja jamnya." jelasnya.
Amalan Bulan Rajab yang Dianjurkan: Puasa, Shalawat, dan Istighfar
Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan mulia (asyhurul hurum) dalam Islam, selain Muharram, Dzulqa’dah, dan Dzulhijjah.0
Pada bulan-bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh serta menjauhi perbuatan maksiat.
Keistimewaan bulan Rajab menjadikannya momentum penting untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Berbagai amalan sunnah dianjurkan untuk dikerjakan, mulai dari puasa sunnah, memperbanyak shalawat, hingga memperbanyak istighfar sebagai bentuk taubat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
1. Puasa Sunnah Bulan Rajab
Puasa sunnah merupakan salah satu amalan utama yang dianjurkan di bulan Rajab. Dalam beberapa kitab klasik, seperti Durratun Nasihin, disebutkan berbagai keutamaan puasa Rajab yang dilakukan dengan iman dan keikhlasan.
Disebutkan bahwa puasa satu hari di bulan Rajab akan mendatangkan ridha Allah SWT. Puasa dua hari memberikan kemuliaan yang luas, sementara puasa tiga hari menjadi sebab keselamatan dari bencana dunia dan azab akhirat. Bahkan, orang yang berpuasa tujuh hari di bulan Rajab disebutkan akan ditutupkan baginya tujuh pintu neraka.
Keutamaan lain juga disebutkan bagi yang berpuasa delapan hari dengan dibukakannya delapan pintu surga, hingga puasa sepuluh hari yang menjadi sebab terkabulnya doa. Semakin banyak hari puasa yang dikerjakan, semakin besar pula pahala yang dijanjikan Allah SWT.
Niat Puasa Rajab:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin fii syahri Rajaba sunnatan lillaahi ta‘aalaa.
2. Memperbanyak Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW
Amalan lain yang sangat dianjurkan di bulan Rajab adalah memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Shalawat memiliki keutamaan besar, terlebih ketika dibaca di bulan yang dimuliakan Allah.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari Abdurrahman bin Auf, Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap orang yang bershalawat akan didoakan oleh puluhan ribu malaikat. Doa malaikat tersebut menjadi sebab seseorang tergolong sebagai ahli surga.
Umat Islam dapat membaca berbagai bentuk shalawat, baik yang pendek seperti shalawat Jibril, maupun shalawat panjang seperti shalawat nariyah dan shalawat badar, pada siang dan malam hari sepanjang bulan Rajab.
3. Memperbanyak Istighfar di Bulan Rajab
Bulan Rajab juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Para ulama menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak taubat sebagai persiapan menyambut bulan-bulan besar berikutnya, yakni Sya’ban dan Ramadan.
Salah satu bacaan istighfar yang dianjurkan dibaca di bulan Rajab adalah:
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ
Rabbighfir lii warhamnii wa tub ‘alayya.
Bacaan ini dianjurkan dibaca sebanyak 70 kali setiap pagi dan sore hari selama bulan Rajab, sebagai bentuk permohonan ampun dan rahmat kepada Allah SWT.
Dengan memperbanyak puasa, shalawat, dan istighfar, umat Islam diharapkan dapat memanfaatkan bulan Rajab sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
TribunMataraman.com)