Imbas Diterjang Banjir, 387 Siswa SDN 1 Sekotong Tengah Terpaksa Belajar di Rumah
January 15, 2026 05:04 PM

 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK BARAT - Sebanyak 387 murid SDN 1 Sekotong Tengah, Kabupaten Lombok Barat, terpaksa harus menghentikan aktivitas belajar mengajar di sekolah setelah bangunan mereka terendam banjir pada Selasa (13/1/2026).

Keputusan untuk meliburkan siswa ini diambil sejak Rabu (14/1/2026) hingga Jumat mendatang, mengingat kondisi ruang kelas yang masih becek dan area halaman yang tertutup lumpur sedimentasi tebal.

Kepala Sekolah SDN 01 Sekotong Tengah, Zulkifli, mengungkapkan bahwa proses pembersihan akan sulit dilakukan jika para siswa tetap berada di lingkungan sekolah. 

“Jadi untuk sekolah, dari kemarin kita liburkan dulu anak-anak ini, besok juga libur, karena kondisinya seperti ini. Karena kalau anak-anak sekolah, enggak bisa kita bersihkan ini, sulit kita atur,” ucap Zul saat ditemui, Kamis (15/1/2026).Meski tidak datang ke sekolah, Zulkifli memastikan bahwa hak belajar siswa tetap terpenuhi melalui penugasan di rumah.

Ia menjelaskan bahwa para murid tetap datang ke sekolah pada pagi hari untuk mengambil kebutuhan tertentu sebelum kembali pulang untuk belajar mandiri.

“Tadi pagi anak-anak datang ambil MBG terus sekitar jam 09.00 Wita sudah pulang. Kita minta belajar di rumah dulu sementara waktu, kita kasih tugas dan semacamnya,” tambahnya.

Zul mengungkapkan, banjir sering kali dipicu oleh kiriman air dari wilayah perbukitan serta buruknya sistem drainase di depan sekolah yang tersumbat

Sejak menjabat pada tahun 2020, ia mencatat sekolah ini bisa terendam hingga tiga kali dalam setahun dan sangat mengharapkan atensi dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. 

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di NTB 15-17 Januari 2026 

Kepala BPBD NTB, Sadimin, melaporkan bahwa secara keseluruhan terdapat 1.347 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir di Lombok Tengah dan Lombok Barat.

Di Lombok Barat sendiri, sebanyak 1.047 rumah terendam, dan musibah ini merenggut nyawa seorang warga lanjut usia di Kecamatan Sekotong.

Para guru saat ini masih berupaya membersihkan sisa-sisa lumpur di sekolah dengan harapan kegiatan belajar di kelas dapat kembali normal pada hari Sabtu mendatang.

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.