Kota Sorong Terbanyak Penduduk OAP se-Papua Barat Daya, Dipengaruhi Faktor Ini
January 15, 2026 05:27 PM

 

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Kota Sorong tercatat sebagai wilayah berpenduduk Orang Asli Papua (OAP) terbanyak di Papua Barat Daya berdasarkan hasil pendataan kependudukan terbaru 2025.

Data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sorong, OAP sebanyak 77.487 jiwa, sementara penduduk Non OAP sebanyak 209.765 jiwa. 

Angka ini jauh dibanding lima kabupaten se-Papua Barat Daya yang berdasarkan data agregrat jumlah penduduk OAP di bawah 55.000. 

DATA OAP - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya resmi melaunching Data Penduduk Orang Asli Papua (OAP) tingkat Provinsi Papua Barat Daya di Gedung L Jitmau, Kota Sorong, Kamis (15/1/2026).
DATA OAP - Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya resmi melaunching Data Penduduk Orang Asli Papua (OAP) tingkat Provinsi Papua Barat Daya di Gedung L Jitmau, Kota Sorong, Kamis (15/1/2026).

Kepala Disdukcapil Kota Sorong Onesimus Assem mengatakan, peningkatan signifikan jumlah OAP karena pendataan lebih akurat berbasis sumber data resmi.

"Sebelum 2025, pendataan OAP oleh pihak lain tanpa menggunakan sumber data kependudukan yang ada di kami. Saat itu jumlah OAP Kota Sorong sekitar 45.000 jiwa," ujarnya kepada TribunSorong.com, Kamis (15/1/2026).

Onesimus menambahkan, pemutakhiran data dianggarkan melalui Dana Otonomi Khusus (Otsus) total Rp1 miliar dari Pemerintah Kota Sorong dan Dana Hibah Provinsi Papua Barat Daya masing-masing Rp500 juta.

Setelah melalui proses verifikasi dan pemutakhiran pada 2025, hasil valid diluncurkan yang menempatkan Kota Sorong paling banyak penduduk OAP di Papua Barat Daya.

"Tingginya jumlah OAP di Kota Sorong dipengaruhi status kota sebagai pusat aktivitas pemerintahan, ekonomi, dan layanan publik. Banyak penduduk dari kabupaten lain menetap dan tercatat secara administratif di Kota Sorong," kata Onesimus.

Menurutnya, data OAP memiliki peran strategis dan tidak hanya digunakan buat perencanaan pembangunan serta pengalokasian anggaran.

Baca juga: Di Papua Barat Daya Jumlah Penduduk Non-OAP Melampaui OAP, Berikut Rinciannya

Pemanfaatannya setidaknya mencakup empat aspek penting, yakni penegakan hukum, pelayanan publik seperti kesehatan dan sosial, penyelenggaraan pesta demokrasi, serta perencanaan dan penganggaran pembangunan.

"Tersedianya data OAP akurat dan terintegrasi, Pemerintah Kota Sorong berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memanfaatkan data tersebut sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat sasaran, adil, dan berpihak pada masyarakat Papua," ucap Onesimus.

Berikut Data Agregat Penduduk OAP dan Non-OAP di Provinsi Papua Barat Daya (Jiwa):

  • Kabupaten Sorong 
    • OAP: 54.379; Non-OAP: 75.029.
  • Kota Sorong
    • OAP: 77.487; Non-OAP 209.769.
  • Kabupaten Raja Ampat
    • OAP: 53.035; Non-OAP 17.775.
  • Kabupaten Sorong Selatan
    • OAP 46.829; Non-OAP: 9.075.
  • Kabupaten Maybrat
    • OAP: 43.175; Non-OAP: 2.738.
  • Kabupaten Tambrauw
    • OAP: 21.302; Non-OAP: 3.862.

Jumlah OAP: 296.210 jiwa

Jumlah Non OAP: 318.205 jiwa

Total Penduduk Papua Barat Daya: 614.415 jiwa

Sumber: Disdukcapil Papua Barat Daya 2025. (tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.