Damkar Morowali Ungkap Penyebab Armada Terbalik Saat Menuju Lokasi Kebakaran di Matano
January 15, 2026 06:23 PM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Zulfadli 

TRIBUNPALU.COM, MOROWALI - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Morowali mengungkap penyebab kecelakaan armada pemadam kebakaran yang terbalik saat menuju lokasi kebakaran di Kelurahan Matano, Kecamatan Bungku Tengah, Sulawesi Tengah, Rabu (14/1/2026).

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kabupaten Morowali, Farly Apris, mengatakan kecelakaan terjadi ketika armada Damkar berkapasitas 3.000 liter air tengah bergerak cepat merespons laporan kebakaran rumah di wilayah Kelurahan Matano.

“Laporan kebakaran kami terima sekitar pukul 10.30 Wita. Saat itu kami langsung mengerahkan lima unit armada,” ujar Farly Apris saat diwawancarai, Kamis (15/1/2026) sore melalui sambungan telepon.

Menurut Farly, dua unit armada berkapasitas 5.000 liter air diberangkatkan lebih dulu menuju lokasi kebakaran. 

Baca juga: Lantik Pejabat, Gubernur Sulteng Sampaikan Tak Ada Jabatan Basah dan Kering: Jabatan Amanah

Selanjutnya, tiga unit armada berkapasitas 3.000 liter menyusul untuk mempercepat proses pemadaman.

Armada yang mengalami kecelakaan merupakan salah satu unit berkapasitas 3.000 liter.

Farly menjelaskan, kecelakaan terjadi saat kendaraan melintas di sekitar jembatan Ipi dengan kondisi jalan bergelombang dan relatif sempit. 

Pada saat bersamaan, mobil Damkar berpapasan dengan kendaraan lain yang posisinya masuk ke tengah badan jalan.

“Sopir berusaha menghindar karena berpapasan dengan kendaraan lain. Namun karena kondisi jalan dan laju kendaraan, mobil menjadi oleng, menabrak trotoar, lalu terbalik ke sisi kiri jalan,” jelasnya.

Di dalam armada tersebut terdapat empat orang, terdiri dari satu sopir dan tiga personel Damkar.

Akibat kecelakaan itu, satu personel mengalami luka cukup serius di bagian tangan kanan. 

Farly menyebut korban sempat berusaha mencari posisi aman saat kendaraan terbalik, namun tangannya terjepit dan terseret sekitar lima meter di badan jalan.

Baca juga: Gubernur Sulteng Lantik 389 Pejabat Eselon III, Sampaikan Loyalitas Dalam Jabatan

“Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini masih menjalani perawatan awal dan kemungkinan akan dilakukan beberapa kali tindakan operasi,” kata Farly.

Selain itu, dua personel lainnya mengalami luka ringan berupa lecet di bagian punggung dan tangan. 

Sementara sopir kendaraan dilaporkan dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka serius.

Farly memastikan tidak ada korban dari masyarakat umum dalam kejadian tersebut.

“Tidak ada korban dari masyarakat. Kecelakaan ini murni terjadi karena upaya menghindari kendaraan lain saat berpapasan,” ujarnya.

Terkait kondisi armada, Farly menyebut mobil Damkar mengalami kerusakan di bagian kanan, khususnya di sekitar kabin sopir.

Saat ini unit tersebut telah diamankan di kantor Damkar Morowali.

“Armada masih menunggu proses pengurusan untuk perbaikan dari pihak kecamatan,” pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.