Cilacap Masuk 166 Daerah Penerima Sekolah Rakyat, Dibangun 2026
January 15, 2026 08:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP – Kabupaten Cilacap ditetapkan sebagai salah satu dari 166 daerah penerima program Sekolah Rakyat yang secara nasional telah dilaunching Presiden Republik Indonesia di Banjarmasin.


Hal ini dilakukan sebagai terobosan pemerataan pendidikan bagi masyarakat miskin ekstrem.


Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman, mengatakan, program Sekolah Rakyat menjadi momentum penting bagi daerah dalam memperluas akses pendidikan yang berkeadilan dan menyasar kelompok masyarakat paling rentan.


"Saya pribadi merasa bangga karena Cilacap termasuk bagian dari 166 daerah yang mendapatkan Sekolah Rakyat, apalagi seluruh persiapan dasar sudah kami lakukan," kata Syamsul, Kamis (15/1/2026).


Syamsul menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Cilacap telah menyiapkan lahan, sarana pendukung, serta hampir merampungkan seluruh proses perizinan sehingga program tersebut siap masuk prioritas pembangunan tahun 2026.


"Tanah sudah kami siapkan, semua kebutuhan dasar sudah disiapkan, dan proses perizinan hampir selesai sehingga ini menjadi prioritas pada 2026," ujarnya.

Baca juga: Mahasiswa UT Purwokerto Didorong Kuasai Literasi IT dan Bahasa Asing


Sekolah Rakyat di Cilacap dirancang dengan konsep terpadu mulai dari jenjang SD hingga SMP serta dilengkapi sistem boarding school yang mampu menampung hingga 1.000 siswa dari keluarga kurang mampu.


"Peserta didik nanti diprioritaskan bagi warga yang masuk DTKS kemiskinan desil 1 dan 2, di Cilacap data kemiskinan paling banyak di wilayah Cilacap Barat," kata Syamsul.


Dengan demikian, lokasi Sekolah Rakyat akan berada di Desa Jenang, Kecamatan Majenang.


Ia menambahkan pembangunan fisik ditargetkan selesai pada tahun anggaran 2026, dilanjutkan dengan proses perekrutan guru dan penyusunan sistem operasional sekolah agar dapat beroperasi secara optimal pada tahun 2027.


"Mungkin akan optimal pada tahun 2027 nanti," kata Syamsul. (ray)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.