Kejar Target Rp80 Miliar, Pemko Batam Bakal Gandeng Moya Tarik Retribusi Sampah
January 15, 2026 09:38 PM


BATAM, TRIBUNBATAM.id
- Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memacu peningkatan penerimaan retribusi sampah pada tahun 2026.

Tahun ini, target yang dipatok mencapai Rp80 miliar, melonjak signifikan dibandingkan target 2025 sebesar Rp57,8 miliar.

Untuk merealisasikan target tersebut, Pemko Batam menjajaki kerja sama strategis dengan PT Moya Indonesia, pengelola air bersih di Batam, dengan memanfaatkan data pelanggan air sebagai basis penarikan retribusi sampah.

Kerja sama ini tengah dibangun melalui Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah.

Pemko Batam telah mengirimkan surat resmi permintaan kerja sama kepada PT Moya, yang kini telah mendapat respons positif.

“Surat kita sudah dibalas oleh pihak Moya. Saat ini ada beberapa hal yang masih perlu didiskusikan, terutama terkait data,” ujar Firmansyah, Kamis (15/1/2026).

Ia mengatakan, tantangan utama terletak pada perbedaan karakter data pelanggan air dengan data retribusi sampah. 

Data pelanggan air mengacu pada pemasangan meteran air, sementara retribusi sampah didasarkan pada layanan pengangkutan sampah.

“Kalau pelanggan air datanya berdasarkan meter yang terpasang. Sedangkan retribusi sampah hanya ditarik jika sampah benar-benar diangkut. Jika tidak ada layanan angkut, maka tidak ada penarikan retribusi,” ujarnya.

Pemko Batam bersama PT Moya saat ini tengah mencari skema terbaik untuk menyinkronkan kedua data tersebut agar penarikan retribusi lebih akurat, adil, dan tidak menimbulkan polemik di masyarakat.

“Ini yang sedang kita bahas. Tujuannya agar sistem berjalan efektif tanpa merugikan warga,” kata Firmansyah.

Sementara di tempat terpisah, Humas Air Batam Hilir (ABH), Ginda Alamsyah, mengatakan pihaknya siap mendukung kebijakan Pemko Batam selama bertujuan untuk kemajuan daerah.

“Kami mendukung setiap langkah positif yang diambil Pemko Batam maupun BP Batam. Selama itu untuk kemajuan Kota Batam, tentu kami siap bersinergi,” kata Ginda.

Ia mengatakan, rencana kerja sama yang akan dijalankan Pemko dan Moya masih dibahas di tingkat pimpinan.

"Pimpinan masih melakukan diskusi dan mancari skemanya," kata Ginda. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.