TRIBUNJAKARTA.COM - Rumor pemain masuk dan keluar dari Persija Jakarta pada paruh musim Liga 1 2025/2026 terus dinantikan The Jakmania.
Terbaru, Macan Kemayoran telah resmi mendatangkan pemain berusia 22 tahun yakni Fajar Fathurrahman untuk menambah amunisi di putaran kedua Super League 2025/2026.
Fajar dikontrak klub kebanggaan warga ibukota selama 3,5 musim.
Kehadiran bek sayap itu diharapkan menjadi amunisi baru Macan Kemayoran dalam upaya mengejar target juara di akhir musim Super League.
Sementara itu, Persija Jakarta dikabarkan belum berhenti membidik pemain baru.
Kabar terbaru, Macan Kemayoran membidik gelandang asal Brasil milik Dewa United, Hugo Gomes alias Jaja.
Rumor itu mencuat melalui akun Facebook Jak Revolution 1928 dikutip pada Kamis (15/1/2026).
Breaking! Persija Jakarta dikabarkan ingin mendatangkan gelandang kreatif dan pengatur permainan milik Dewa United yaitu Hugo Gomez atau sering dikenal dengan nama Jaja," tulis akun tersebut.
Pengganti Gustavo Franca /Ryo Matsumura?
Belum diketahui perkembangan rumor tersebut hingga saat ini. Diketahui Hugo Gomez
Merupakan eks anak asuh pelatih Persija saat ini, Mauricio Souza.
Jaja dan Mauricio Souza memiliki rekam jejak sukses saat bekerja sama di Madura United pada musim 2023/2024, di mana keduanya berhasil membawa tim hingga ke babak final Liga 1.
Selama di bawah asuhan Mauricio Souza di Madura United, pemain asal Brasil ini tampil sangat produktif dengan kontribusi 9 gol dan 8 asis dari 33 pertandingan.
Dikutip dari TribunWow, gelandang berusia 30 tahun tersebut sedang membela Dewa United dan telah mencatatkan 15 penampilan di kompetisi domestik maupun tingkat Asia (AFC Challenge League).
Hingga pertengahan musim kedua bersama Dewa United, Jaja tetap menunjukkan kualitasnya dengan sumbangan 2 gol dan 1 asis bagi tim berjuluk Tangsel Warriors.
Rumor kepindahan Jaja ke Persija Jakarta semakin menguat seiring rencana manajemen untuk mencari pengganti Gustavo Franca yang dianggap kurang memberikan performa maksimal.
Sementara itu, gelandang asal Brasil Gustavo Franca atau yang memiliki nama lengkap Gustavo Franca Amadio dikabarkan akan keluar dari Macan Kemayoran.
Dua klub Arema FC dan PSS Sleman dikabarkan tertarik menggunakan jasa pemain kelahiran 24 April 1998 itu.
"Breaking! PSS Sleman berminat meminjam Gustavo Franca dari Persija Jakarta hingga akhir musim nanti untuk membantu agar PSS Sleman bisa bermain kembali di kasta tertinggi sepakbola," tulis akun Facebook Jak Revolution 1928 dikutip pada Kamis (15/1/2026).
Ikhlaskah Gustavo Franca dipinjamkan?
Gustavo juga dirumorkan diincar oleh Arema FC.
Rumor itu turut dituliskan oleh akun Instagram @gossindo_, Selasa (6/1/2026).
"Rumor: Gustavo Franca on Arema FC.
Gustavo França Amadio adalah pemain sepak bola profesional asal Brasil (juga memegang paspor Italia) berusia 27 tahun yang saat ini
memperkuat Persija Jakarta di Liga 1 Indonesia sejak 21 Juli 2025," tulis akun tersebut.
Opsi ini menjadi terbuka dengan peminjaman pemain Rp4,78 miliar ini.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Persija Jakarta maupun Arema FC dan PSS Sleman terkait rumor tersebut.
Gustavo Franca atau yang memiliki nama lengkap Gustavo Franca Amadio merupakan pemain kelahiran Sao Paulo, Brasil pada 24 April 1998.
Pemain berusia 27 tahun itu mengawali kariernya di klub asal Brasil, Corinthians pada 2016.
Setelahnya dirinya langsung mencicipi transfer luar negeri ke Liga Malta bersama Florian dan sempat hilir mudik dipinjamkan ke Kercem Ajax FC.
Baru pada 2019 Franca kembali berkarier di tanah airnya setelah sebelumnya sempat nganggur tanpa klub dalam kurun waktu dua tahun.
Sepanjang di Liga Brasil, dirinya paling dipercaya kala membela klub Serie C, Londrina di musim 24/25.
Di dua musim itu ia berhasil mengemas 38 laga dengan raihan 6 gol dan 2 asis selama 2.283 menit bermain, adapun jumlah ini merupakan permainan terbanyak yang pernah ia catat bersama klub.
Dikutip dari TribunWow, capaian ini menjadi capaian terakhirnya sebelum meneken kontrak bersama Persija Jakarta yang membuat dirinya mendapat ekspektasi tinggi.
Selama di Liga Brasil ia paling tinggi hanya pernah bergabung bersama klub Serie B Guarani, selebihnya merpakan klub Serie C Liga Brasil.
Pemain dengan tinggi 176 cm itu baru merasakan kasta tertinggi suatu liga saat bersama Persjia Jakarta.
Debutnya bersama Macan Kemayoran terbilang apik, ia langsung mencetak satu asis saat melawan Persita Tangerang.
Sementara gol pertamanya tercipta tak lama, yakni di laga keduanya saat melawan Persis Solo.
Namun, sayang performanya semakin turun hingga membuat sang pemain jarang menjadi pilihan Pelatih Mauricio Souza.
Bahkan di beberapa pertandingan terakhirnya saat melawan Persib Bandung, Bhayangkara, dan Semen Padang ia hanya menghuni bangku cadangan.
Kini, nilai pasar sang pemain mencapai Rp4,78 miliar dan jumlah ini mulai menanjak setelah dirinya hijrah di Liga Indonesia.
Baca juga: Transfer Persija Jakarta: Rumor Kiper Asal Brasil Merapat, Ternyata Pernah Diasuh Mauricio Souza
Baca juga: Jadi Tim Petarung yang Kuat! Pramono Anung dan Rano Karno Kasih Pesan HUT ke-97 Persija Jakarta
Baca juga: Belum Bisa Wujudkan Mimpi Kalian Pesan Menyentuh Rizky Ridho Direspons Persija Jakarta