TRIBUN-VIDEO.COM - Kapal induk bertenaga nuklir Amerika Serikat (AS), USS Abraham Lincoln, bersama kelompok tempurnya sedang bergerak dari Laut China Selatan menuju Timur Tengah.
Pemindahan aset-aset tempur ini terjadi setelah muncul laporan bahwa serangan AS terhadap Iran segera terjadi.
Dikutip dari News Nation pada Kamis (15/1/2026), pergerakan USS Abraham Lincoln dilaporkan Kellie Meyer, koresponden Gedung Putih.
Awalnya, kapal induk tersebut menjalani patroli rutin di Laut China Selatan saat Beijing berupaya memperluas klaim maritimnya.
Namun, menurut sumber AS, USS Abraham Lincoln telah bergerak menuju wilayah tanggung jawab CENTCOM yang mencakup Timur Tengah.