TRIBUNMATARAMAN.COM - Manajemen Madura United melakukan evaluasi serius setelah menutup putaran pertama Super League 2025/2026 dengan hasil mengecewakan. Laskar Sape Kerrab harus menelan kekalahan telak 0-3 dari PSIM Yogyakarta, sekaligus memperpanjang tren buruk dua kekalahan beruntun di kandang sendiri.
Hasil tersebut mendorong manajemen bergerak cepat melakukan pembenahan skuad. Salah satu langkah yang diputuskan adalah menambah satu pemain asing baru di posisi gelandang untuk menghadapi putaran kedua kompetisi.
Pemain tersebut akan menjadi rekrutan asing ketiga Madura United pada bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026, setelah sebelumnya mendatangkan dua pemain asing baru.
Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi bersama tim pelatih.
Baca juga: Jadwal Baru Liga 2 Lengkap Pekan Ini 16-18 Jan 2026 Deltras, Barito vs Persipura, PSS Sleman, PSIS
“Kami evaluasi dengan serius. Menurut pelatih masih butuh satu lagi pemain asing di posisi lapangan tengah,” ujar Achsanul Qosasi, Kamis (15/1/2026).
Ia menambahkan, Madura United sudah mencapai kesepakatan dengan pemain asing asal Brasil yang berposisi sebagai gelandang dan memiliki fleksibilitas bermain di beberapa posisi.
“Kami sudah sepakat dengan pemain Brasil yang memiliki posisi di tengah. Dia juga bisa main beberapa posisi. Akan datang minggu depan,” tambahnya.
Sebelumnya, Madura United telah resmi merekrut dua pemain asing baru, yakni Riquelme Sousa dan Junior Brandao. Dengan tambahan satu pemain lagi, total tiga pemain asing baru akan memperkuat Madura United di putaran kedua.
Menariknya, seluruh pemain asing yang didatangkan pada paruh musim ini berasal dari Brasil. Hal tersebut selaras dengan latar belakang pelatih Madura United, Carlos Parreira, yang juga berasal dari negara yang sama.
“Putaran kedua kami tambah tiga pemain asing baru, semua dilakukan untuk kepentingan klub agar lebih baik,” pungkas Achsanul Qosasi.
(tribunmataraman.com)