Wabup Heri Al Hilal Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Aceh Tenggara Pascabanjir Bandang
January 15, 2026 09:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TribunGayo.com, KUTACANE - Wakil Bupati (Wabup) Aceh Tenggara, Heri Al Hilal, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membangun Aceh Tenggara pascabencana banjir bandang yang terjadi pada Kamis 27 November 2025 lalu.

Baca juga: Selama 6 Jam Jaringan Telkomsel dan Internet Terganggu di Aceh Tenggara

Pesan untuk Tidak Terpecah Belah

"Percayalah, yang membangun sepenuhnya sesuai dengan keinginan kita di Aceh Tenggara hanyalah kita. Dan, tidak mungkin orang lain yang membangun Alas Metuah ini sesuai dengan keinginan kita. Jangan mau dipecah belah diantara kita.

Untuk itu, mari kita saling membantu untuk mempercepat transisi pemulihan pasca bencana di Aceh Tenggara," ujar Heri Al Hilal di hadapan belasan orang yang mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Pemuda Bersatu (GMPB), dalam pertemuan di Oproom Setdakab Aceh Tenggara, Kamis (15/1/2026).

Ia menanggapi persoalan yang berkembang di media sosial (Medsos).

"Ini terjadi karena ada aksi maka muncullah reaksi. Jadi, kami pun menyadari bahwa posisi adik-adik mahasiswa ini duluan sudah kami rasakan. Jadi, untuk itu, marilah kita bersatu membangun silaturahmi.

Kami di pemerintahan ini tidak ada berkeinginan bekerja macam-macam terhadap anggaran bencana yang dikelola. Dan, musibah bencana yang dialami di Aceh Tenggara ini tidak separah yang dialami saudara-saudara kita yang lain.

Baca juga: Soal Anggaran Bencana Banpres Rp 4 Miliar, Begini Penjelasan Kepala BPKD Aceh Tenggara

Sehingga kita walaupun terkena musibah bencana masih bisa membantu masyarakat lain yang terkena bencana," jelasnya.

Di sisi lain, Wabup Aceh Tenggara itu menegaskan bahwa perdebatan yang bersifat saling mengusir hanya akan menghabiskan energi.

Padahal, masih banyak hal yang perlu dikerjakan ke depan.

Aspirasi Mahasiswa Ditampung Pemerintah

Ia memastikan seluruh aspirasi dan masukan dari mahasiswa akan ditampung, serta mengajak mereka bersama-sama bekerja membangun Aceh Tenggara pascabencana banjir bandang.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Tenggara Yusrizal ST, Inspektur Inspektorat Aceh Tenggara Abdul Kariman, staf ahli, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara.

Wakil Bupati Aceh Tenggara juga menegaskan bahwa tim sukses (timses) sudah dibubarkan dan tidak ada lagi timses dalam pemerintahan saat ini.

Menurutnya, yang ada sekarang hanyalah Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tenggara sebagai pemimpin seluruh rakyat.

"Mari kita bersama-sama bekerja untuk membenahi Negeri Alas Metuah. Dan, kita saling memaafkan karena sebentar lagi kita akan menyambut bulan suci Ramadhan," ujar Heri Al Hilal anak dari Ir H Hasanuddin B MM mantan almarhum Bupati Aceh Tenggara. (*)

Baca juga: GMPB Peduli Bencana Demo di Depan Kantor Bupati Aceh Tenggara, Desak Audit Dana Bencana Rp 4 Miliar

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.