Wagub Banten Ajak Masyarakat Jadikan Isra Mikraj Momentum Perkuat Keimanan dan Persatuan
January 15, 2026 10:07 PM

Laporan Jurnalis TribunBanten.com, Ahmad Haris

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan kepada Allah Ta'ala, sekaligus memperkokoh persatuan umat dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Ajakan tersebut disampaikan Dimyati saat menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Masjid Raya Al Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Kamis (15/1/2026).

Dalam sambutannya, Dimyati menegaskan bahwa peristiwa Isra Mikraj bukan sekadar diperingati secara seremonial, melainkan harus dimaknai sebagai peristiwa besar yang mengandung nilai-nilai keimanan, keteladanan, dan persatuan yang relevan dengan kehidupan saat ini.

Baca juga: Diskominfo SP Banten Bekali Ratusan Siswa SMKN 6 Tangerang Literasi Digital untuk Hadapi Dunia Kerja

“Isra Mikraj merupakan momentum penting untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dari peristiwa ini, kita diajarkan tentang ketaatan, disiplin ibadah, serta pentingnya menjaga ukhuwah dan persatuan,” ujar Dimyati di hadapan jamaah.

Menurutnya, persatuan umat menjadi fondasi utama dalam mendukung pembangunan daerah. Dengan masyarakat yang rukun, beriman, dan saling menghormati, upaya mewujudkan Provinsi Banten yang maju dan sejahtera akan lebih mudah dicapai.

Dimyati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Peringatan Isra Mikraj ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, seperti kejujuran, amanah, dan kepedulian sosial, yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga ibadah salat sebagai implementasi utama dari peristiwa Isra Mikraj. Dimyati mengingatkan bahwa salat merupakan tiang agama dan menjadi sarana pembentukan karakter pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab.

“Saya berpesan kepada masyarakat, khususnya umat muslim di Provinsi Banten, agar tidak meninggalkan salat dan menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan ibadah serta pembinaan umat,” tegasnya.

Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Raya Al Bantani ini diikuti oleh ratusan jamaah yang terdiri dari aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten, masyarakat sekitar KP3B, para alim ulama, serta santri dari Kota Serang dan daerah sekitarnya.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiah keagamaan yang disampaikan oleh Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Dr. K.H. Wawan Wahyudin.

Dalam tausiahnya, ia mengulas makna spiritual Isra Mikraj serta pentingnya menjaga konsistensi ibadah di tengah tantangan zaman.

Rangkaian acara peringatan Isra Mikraj ditutup dengan doa bersama, sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan, kedamaian, serta kemajuan bagi Provinsi Banten dan seluruh masyarakatnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.