DPRD Tuban Akui Anggaran Rp22 Miliar Belum Mampu Tuntaskan Perbaikan Ring Road
January 15, 2026 10:14 PM

 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Muhammad Nurkholis

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN – Pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Tuban telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp22,2 miliar untuk memperbaiki kerusakan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Tuban atau Ring Road Tuban.

Namun, anggaran fantastis tersebut dinilai belum mampu mengakomodasi seluruh kerusakan jalan di sepanjang jalur Ring Road Tuban yang memiliki panjang sekitar 19 kilometer.

Anggaran Rp22,2 miliar merupakan anggaran yang digelontorkan Pemerintah Kabupaten Tuban terdiri dari Rp7,9 miliar APBD murni 2025 serta tambahan Rp14,3 miliar dari Perubahan APBD (P-APBD).

Menanggapi kondisi tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban mengakui bahwa anggaran yang telah disediakan melalui APBD maupun P-APBD 2025 belum mampu menyelesaikan seluruh kerusakan jalan di jalur tersebut.

“Memang harus kami akui, anggaran yang digunakan melalui APBD maupun P-APBD 2025 belum mampu merampungkan seluruh proses perbaikan Jalan Ring Road Tuban. Setelah saya cek langsung di lapangan, masih ada beberapa titik yang membutuhkan perbaikan lanjutan,” ujar Anggota Komisi I DPRD Tuban, Siswanto, saat dikonfirmasi, Kamis (15/1/2026).

Baca juga: Anggaran Rp22 Miliar belum Mampu Atasi Jalan Rusak di Ring Road Tuban, Banyak Lubang Menganga

Menurut Siswanto, kerusakan paling parah saat ini berada di ruas sisi selatan Ring Road Tuban, tepatnya dari sekitar Apotek 88 Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, ke arah barat hingga wilayah Mondoan dan Sugiharjo Tuban.

“Kondisi paling parah ada di ruas sisi selatan, dari sekitar Apotek 88 ke arah barat menuju Mondoan dan Sugiharjo. Ruas tersebut belum rampung dan masyarakat kami imbau untuk ekstra hati-hati saat melintas,” imbuhnya.

Untuk mengatasi sisa kerusakan tersebut, DPRD Tuban menyebut pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran lanjutan pada tahun 2026 mendatang sebesar sekitar Rp6 miliar.

“Insya Allah pada 2026 nanti tersedia anggaran sekitar Rp6 miliar untuk melanjutkan perbaikan,” bebernya.

Namun demikian, Siswanto tidak menutup kemungkinan adanya penambahan anggaran, apabila dana yang telah disiapkan tersebut masih belum mencukupi.

“Kalau ternyata belum cukup, mau tidak mau akan kami usulkan tambahan melalui P-APBD,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.