TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Kabupaten Manokwari menyatakan kesiapan sebagai tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional ke-XIV yang akan berlangsung pada Juni 2026.
Hingga pertengahan Januari ini, progres persiapan kegiatan berskala nasional tersebut telah mencapai 80 persen.
Panitia pelaksana kini fokuskan perhatian pada kesiapan akomodasi dan transportasi, mengingat ribuan peserta dan tamu dari seluruh provinsi di Indonesia dipastikan hadir di Manokwari.
Koordinator Seksi Akomodasi Panitia Pesparawi Nasional 2026, Ferdy M. Lalenoh, mengatakan pihaknya terus merampungkan ketersediaan hotel dan penginapan bagi para peserta.
“Sarana hotel dan penginapan bagi calon peserta Pesparawi terus kami rampungkan. Beberapa hotel sudah disiapkan, termasuk opsi alternatif berupa kapal Pelni yang bisa difungsikan sebagai hotel terapung,” ujar Ferdy, Kamis (15/1/2026).
Menurutnya, penggunaan kapal Pelni sebagai hotel terapung masih menjadi opsi cadangan.
Jika akomodasi di darat dinilai mencukupi, maka seluruh kebutuhan penginapan akan dimaksimalkan menggunakan fasilitas yang ada di darat.
Baca juga: Ali Baham Temongmere Ketua Panitia Pesparawi Nasional XV-2026 di Manokwari Papua Barat
Berdasarkan data terakhir, Manokwari diperkirakan akan menerima sekitar 8 ribu peserta dari 38 provinsi.
Jumlah tersebut berpotensi bertambah karena adanya tim ofisial serta unsur pendukung lainnya.
Terkait moda transportasi, Ferdy menjelaskan peserta dari wilayah Indonesia Barat dipastikan menggunakan transportasi udara, sementara peserta dari wilayah Indonesia Timur sebagian menggunakan jalur laut dan sebagian lainnya jalur udara.
Untuk mengantisipasi lonjakan kedatangan, panitia telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Kementerian Perhubungan terkait kemungkinan penambahan penerbangan ekstra (extra flight) menuju Manokwari.
Baca juga: Wagub Papua Barat Minta Dukungan Menteri Agama untuk Pesparawi Nasional
Selain hotel, panitia juga menyiapkan sejumlah asrama lokal sebagai dukungan akomodasi, di antaranya Asrama Sekolah Alkitab di Arfai, Asrama STT Erikson Tritt serta Asrama Mansinam yang masih dalam tahap survei lanjutan dan kemungkinan memerlukan perbaikan ringan.
Pesparawi Nasional XIV dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 18 hingga 28 Juni 2026. Kedatangan peserta dan tamu diperkirakan sudah mulai terjadi sejak 15 Juni 2026.
Ferdy menegaskan seluruh persiapan ditargetkan rampung 100 persen pada akhir Januari 2026 agar pelaksanaan Pesparawi Nasional dapat berjalan lancar dan sukses.
“Kami pastikan semua persiapan rampung seratus persen akhir bulan ini,” pungkasnya.