Wisata Sawah Pelawan Namang Jadi Magnet Baru, Dorong UMKM dan Ekonomi Desa di Bateng
January 16, 2026 12:03 AM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah ( Bateng ), dikenal sebagai salah satu daerah dengan potensi pertanian yang besar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Potensi tersebut kini dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis alam dan ekonomi kreatif melalui Wisata Sawah Pelawan Namang.

Hamparan persawahan seluas sekitar 53 hektare menjadi daya tarik utama destinasi ini. Pemandangan hijau tanaman padi, semilir angin, serta suara gemericik air dari saluran irigasi menciptakan suasana yang menenangkan, sehingga menarik minat masyarakat dari berbagai kalangan untuk berkunjung, terutama pada sore hari.

Kehadiran deretan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan beragam menu kuliner turut menambah semarak kawasan wisata tersebut. Pengunjung pun terlihat menikmati suasana dengan bersantai dan mengabadikan momen di berbagai sudut area persawahan.

Kepala Desa Namang, Zaiwan menyebutkan, sebenarnya Wisata Sawah Pelawan Namang sudah dibuka sejak tahun 2010 lalu. 

Namun ketika itu konsep yang diusung baru berupa satu buah saung dengan menyajikan menu-menu khas Bangka Belitung.

Zaiwan menerangkan, konsep tersebut perlahan dirubahnya usai mendapatkan pengalaman saat diberikan kesempatan ikut dalam program studi tiru dari Bank Indonesia.

"Kami studi tiru ke Jogja, ke Jawa Tengah. Disitu ada wisata, (kedai) kopi-kopi di tengah sawah," ujar Zaiwan saat berbincang dengan Bangkapos.com, Kamis (15/1/2026).

Menurutnya, ia cukup terkejut karena ide membawa kedai-kadai kopi dan pelaku UMKM di Wisata Sawah Pelawan Namang tersebut disambut antusias.

Kini, area ini menjadi destinasi wisata baru sekaligus titik ekonomi masyarakat.

"Rupanya dengan teknologi saat ini, dengan media-media, kalau tidak salah dari Juli atau Agustus (2025) viral, alhamdulillah sampai saat ini masih eksis," tuturnya.

Dikatakan Zaiwan, untuk menjaga eksistensi aset milik Desa ini, pihaknya berupaya menghadirkan fasilitas-fasilitas baru, terutama bagi anak-anak.

"Ada nanti permainan anak alami, jadi air-air di sawah itu akan kita tambah ikan-ikan. Anak-anak nanti bisa memberi makan ikan di tengah sawah," sebutnya.

Ia menerangkan, melalui tambahan fasilitas-fasilitas itu diharapkan bisa semakian menambah daya tarik pengunjung ke destinasi ini.

"Itu untuk menarik pengunjung, mereka berwisata ke Namang. Sekaligus melihat yang hijau-hijau itu bisa melepas penat-penat mereka yang mungkin tiap hari bergelut dengan komputer," kata Zaiwan.

Terakhir disebutkan Zaiwan, melalui pelibatan sebanyak 65 pelaku UMKM di Wisata Sawah Namang bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

"Jadi meraka salah satu sumber PAD dari pengembangan potensi-potensi yang ada di Desa Namang. Kita kolaborasi juga, tidak hanya dari Namang, ada dari Pangkalpinang, Sungaiselan, ada juga dari Koba, itu kita kolaborasi," pungkasnya. (Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.