UPDATE, 14 KA Masih Tertahan Pasca Banjir Kaliwungu Kendal, Petugas Fokus Normalisasi Jalur
January 16, 2026 01:14 AM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT KAI Daop IV Semarang mengupdate kondisi penanganan jalur pasca luapan air yang terjadi di jembatan KA nomor BH 111 KM 20+7/8 petak jalan Kaliwungu – Kalibodri, Kabupaten Kendal, Kamis (15/1/2026).

Hingga saat ini, para petugas masih melakukan upaya normalisasi jalur hulu dan hilir di lokasi tersebut agar segera dapat dilalui kembali. 

Pasca luapan air, pada jalur tersebut terdapat gogosan sehingga menyebabkan jalur belum dapat dilalui kereta api.

Baca juga: BREAKING NEWS, 8 KA Berhenti Darurat, Jalur Kaliwungu Kendal Tergenang Air

• BKD Wonosobo Pilih Patuh Aturan Pusat, Tegaskan Tak Lagi Rekrut Tenaga Honorer

• Alasan Ayah Jenazah Syafiq Ali Dibawa ke RSUD, Tidak Langsung ke Magelang: Tentukan Hari Kematian

Manager Humas PT KAI Daop IV Semarang, Luqman Arif menyampaikan, dalam kondisi tersebut pihaknya tetap berkomitmen menjaga pelayanan kepada pelanggan. 

Penumpang KA yang terdampak telah diberikan Service Recovery (SR) sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan ini."

"Kami sedang terus berupaya melakukan penanganan dan normalisasi jalur secepat mungkin dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan,” tambah Luqman.

Berikut update pantauan KA pukul 23.00:

KA Hulu

  • KA Kertajaya posisi Stasiun Kalibodri - lambat 132 menit
  • KA Blambangan Ekspress posisi Stasiun Weleri - lambat 123 menit
  • KA Argo Sindoro posisi Stasiun Kalibodri - lambat 90 menit
  • KA Angkutan Barang posisi Stasiun Plabuan - lambat 86 menit
  • KA Kaligung posisi Stasiun Weleri - lambat 52 menit
  • KA Kaligung posisi Stasiun Kaliwungu - lambat 105 menit
  • KA Angkutan Barang posisi Stasiun Ujungnegoro - lambat 61 menit
  • KA Majapahit posisi Stasiun Pekalongan - lambat 57 menit
  • KA Ceremai Ekspres posisi Stasiun Pemalang - lambat 48 menit

KA Hilir

  • KA Harina posisi Stasiun Semarang Poncol - lambat 85 menit
  • KA Kalingga Cargo posisi Stasiun Semarang Tawang - lambat 115 menit
  • KA Pandalungan posisi Stasiun Tegowanu - lambat 8 menit
  • KA Brawijaya posisi Stasiun Alastua - lambat 14 menit
  • KA Argo Parahyangan posis Stasiun Sedadi - lambat 6 menit

Baca juga: Kisah Duka Warga Pati, Antar Jenazah ke Pemakaman Terobos Banjir Gunakan Perahu

• Dinding Kelas SDN Sambirejo 02 Pati Ambrol, Prihadi: Sudah 2 Tahun Lapor Belum Ada Perbaikan

• BKPP Kendal: 7 Kursi Jabatan Pimpinan Tinggi Masih Kosong, Pansel Segera Dibentuk

PT KAI Daop IV Semarang juga terus memberikan pembaruan informasi seiring perkembangan penanganan di lokasi dan mengimbau kepada pelanggan untuk tetap mengikuti informasi resmi dari KAI.

Luapan air telah mencapai batas kepala rel di jalur hulu dan hilir, sehingga kedua jalur tersebut untuk sementara tidak dapat dilalui.

“Untuk keselamatan perjalanan, kami terpaksa menutup sementara jalur di lokasi tersebut. Dampaknya, sejumlah kereta api harus tertahan di stasiun terdekat,” kata Luqman.

Setidaknya ada delapan perjalanan KA terdampak. Rinciannya sebagai berikut:

KA 220 Kaligung – mengalami keterlambatan 27 menit

KA 152 Brantas – mengalami keterlambatan 34 menit

KA 91 Jayabaya – mengalami keterlambatan 17 menit

KA 186 Joglosemarkerto – tertahan di Stasiun Weleri

KA 254B Kertajaya – tertahan di Stasiun Kalibodri

KA 18 Argo Sindoro – tertahan di Stasiun Weleri

KA 95 Harina – tertahan di Stasiun Semarang Poncol

KA 221F Kaligung – tertahan di Stasiun Kaliwungu

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.