Pagi-pagi, Warga Pasangkayu Heboh dengan Kemunculan Awan Mirip Gelombang Tsunami
January 16, 2026 10:47 AM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Suasana pagi di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, mendadak berubah mencekam, Jumat (16/1/2026).

Langit yang semula hanya tampak mendung perlahan menggelap, disertai hembusan angin kencang yang membuat pepohonan bergoyang dan aktivitas warga melambat.

Sekitar pagi hari, perhatian warga tertuju ke arah langit, khususnya di wilayah pesisir.

Baca juga: Viral Hujan Es di Bonehau Mamuju BMKG Sebut Awan Cumulonimbus, Ditakuti Pilot Pertanda Cuaca Ekstrem

Baca juga: PENJELASAN BRIN soal Fenomena Umat Islam Puasa Ramadan dan Idulfitri Dua Kali Setahun

Terlihat awan tebal berwarna kelabu kehitaman membentang rendah secara horizontal, menyerupai gelombang besar yang menggulung.

Bentuknya yang unik dan dramatis membuat banyak warga mengaitkannya dengan istilah “awan tsunami”.

Sebagian warga terlihat berhenti beraktivitas, sementara lainnya mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam.

Salah satunya Armat, warga Pasangkayu, yang sempat merekam fenomena tersebut.

Saat dikonfirmasi, ia mengatakan kondisi cuaca sejak pagi memang sudah tidak bersahabat.

“Dari pagi sudah mendung dan angin cukup kencang. Tiba-tiba muncul awan besar memanjang seperti gelombang. Jujur sempat bikin kaget, karena kelihatannya seperti tsunami di langit,” ujar Armat.

BPBD: Bukan Tanda Tsunami, Melainkan Awan Arcus

Tak lama berselang, hujan turun dengan intensitas cukup deras.

Angin kencang turut menyertai hujan, membuat suasana pagi semakin gelap dan dingin.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran warga, terutama yang bermukim di kawasan pesisir dan beraktivitas di luar rumah.

Menanggapi hal itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pasangkayu, Arhamuddin, menjelaskan bahwa fenomena yang disebut warga sebagai “awan tsunami” merupakan peristiwa alam yang lazim terjadi saat cuaca ekstrem.

Ia menjelaskan, “awan tsunami” sebenarnya adalah sebutan populer di masyarakat untuk Awan Arcus, yang dikenal juga sebagai shelf cloud atau roll cloud.

Awan ini merupakan awan rendah berbentuk horizontal menyerupai gelombang yang biasanya menyertai awan Cumulonimbus, yakni awan badai petir.

Fenomena awan mirip gelombang tsunami hebohkan warga Pasangkayu
FENOMENA ALAM – Awan tsunami atau Awan Arcus, yang dikenal juga sebagai shelf cloud atau roll cloud, terlihat di langit pesisir Pasangkayu, Jumat pagi (16/1/2026). Fenomena ini sempat menghebohkan warga sekitar.

“Fenomena ini bukan pertanda tsunami laut, melainkan tanda akan datangnya cuaca buruk seperti hujan lebat, angin kencang, dan petir,” jelas Arhamuddin.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa berdasarkan prediksi BMKG, wilayah Pasangkayu pada hari ini memang berpotensi mengalami hujan deras disertai angin kencang serta gelombang tinggi di perairan.

Meski demikian, Arhamuddin mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak mudah termakan isu yang menyesatkan.

“Masyarakat diminta tetap tenang. Awan seperti ini biasa muncul saat cuaca buruk. Namun tetap waspada, kurangi aktivitas di luar rumah, dan selalu ikuti informasi resmi dari BMKG maupun BPBD,” pungkasnya. (*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Taufan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.