50 Tahun Surat Kabar Salemba UI, Antony Z Abidin: Tegaskan Etika Jurnalisme di Era Digital
January 16, 2026 10:48 AM

TRIBUNJAMBI.COM - Para alumni Surat Kabar Kampus Salemba Universitas Indonesia (SKKS UI) menggelar peringatan 50 tahun kelahiran di Jakarta Pusat. 

Para alumni menggelar lebih dari sekadar ajang nostalgia, aktivis pers kampus pada zamannya itu menggelar diskusi sebagai refleksi atas peran kampus sebagai penjaga etika, nalar kritis, dan tanggung jawab publik di tengah derasnya arus informasi digital.

Diskusi bertajuk "50 Tahun Kelahiran Surat Kabar Salemba" itu menyoroti pentingnya jurnalisme kampus yang berpegang pada standar profesional, Kamis (15/1/2026).

Para alumni menilai, nilai-nilai yang sejak lama dijunjung SKKS UI, akurasi, keberimbangan, dan keberanian bersikap kritis, semakin relevan di era media sosial yang rentan hoaks.

"Jika standar ini diabaikan, ruang publik akan dipenuhi informasi bohong," ujarnya sebagaimana wawancara dalam Selamat Pagi Indonesia Metro TV di YouTube Metro TV.

Antony Z. Abidin yang merupakan mantan Wakil Gubernur Jambi itu berharap peringatan 50 tahun Salemba tidak berhenti sebagai seremoni, melainkan menjadi kompas moral bagi sivitas akademika dan generasi muda.

Dalam pernyataan penutupnya, Antony menyampaikan bahwa rangkaian refleksi lintas generasi yang disampaikan para tokoh perlu dimaknai sebagai pengingat nilai-nilai etika, tantangan zaman, serta arah masa depan pers kampus.

Ia menegaskan, integritas merupakan fondasi utama jurnalisme kampus. Tanpa integritas, pengetahuan berpotensi berubah menjadi alat kepentingan semata, bukan sarana pencerahan. 

Tantangan Jurnalistik di Era Digital

Antony juga menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital. 

Dia menilai, meskipun kaum muda kini memiliki panggung yang luas, tanpa etika panggung tersebut justru berisiko melahirkan kebisingan alih-alih makna. 

Generasi muda, kata dia, dihadapkan pada pilihan antara jalan cepat yang ramai atau jalan benar yang kerap sepi, serta antara mengejar popularitas atau merawat kepercayaan publik.

Terkait masa depan Salemba, Antony mengungkapkan harapan sejumlah alumni agar nilai-nilai yang pernah diusung surat kabar kampus tersebut dapat hadir kembali dalam bentuk dan teknologi yang lebih relevan. 

Dia menekankan bahwa hal itu hanya dapat terwujud apabila mendapat respons positif dari sivitas akademika UI, didukung pendanaan berkelanjutan, serta dikelola oleh figur-figur berintegritas.

Acara peringatan itu belum dimaksudkan sebagai pengumuman pembentukan lembaga baru, melainkan sebagai undangan terbuka bagi kampus, alumni, dan mahasiswa untuk bersama-sama memikirkan apakah warisan nilai Salemba masih layak dirawat dan dikembangkan.

Antony pun menyampaikan apresiasi kepada para pembicara, panitia, dan seluruh peserta, seraya berharap peringatan 50 tahun Salemba dapat menjadi pijakan etis bagi perjalanan pers kampus dan kehidupan publik ke depan.

Pemberian Penghargaan

Peringatan itu juga dirangkai dengan peluncuran buku dan pemberian penghargaan kepada Prof. Emil Salim, yang dinilai berperan besar dalam lahirnya surat kabar mahasiswa pertama di UI. 

Sejumlah tokoh nasional turut hadir, di antaranya pengusaha Chairul Tanjung, mantan Pemimpin Dewan Redaksi Metro TV Saur Hutabarat, serta Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra.

Pers Kampus dan Warisan Intelektual UI

Pers Kampus Salemba merupakan salah satu media internal legendaris Universitas Indonesia yang berbasis di Kampus Salemba, Jakarta Pusat. 

Sejak aktif pada 1970-an, Salemba menjadi kawah candradimuka bagi jurnalis dan aktivis mahasiswa, sekaligus saksi penting dinamika gerakan kampus UI.

Meski sebagian besar kegiatan akademik UI kini terpusat di Depok, Salemba tetap menyimpan warisan kuat dalam sejarah pers kampus Indonesia. 

Dari ruang redaksi sederhana itu, lahir banyak tokoh pers dan intelektual yang berkontribusi pada kehidupan demokrasi nasional. 

Daftar Tokoh Alumni Surat Kabar Salemba UI:

Emil Salim: Ekonom senior, mantan menteri era Orde Baru; berperan dalam fase awal lahirnya pers mahasiswa UI.

Hariman Siregar: Tokoh gerakan mahasiswa dan legenda Peristiwa Malari 1974.

Yusril Ihza Mahendra: Mantan Ketua MPM UI, akademisi hukum tata negara, Menko Kumham Imipas.

Dipo Alam: Mantan Ketua DM UI, mantan Menteri Sekretaris Kabinet.

Lukman Hakim: Mantan Ketua DM UI, mantan Ketua LIPI, editor buku sejarah Salemba.

Antony Zeidra Abidin: Pendiri dan Pemimpin Umum SKK Salemba (1976-1980), Wagub Jambi 2005.

Ikrar Nusa Bhakti: Mantan wartawan Salemba, Profesor Riset LIPI, mantan Dubes RI untuk Tunisia.

Wikrama Iryans Abidin: Mantan Pemimpin Redaksi Koran Salemba, akademisi dan dosen hukum pers UI.

Dody Mardanus: Jurnalis dan editor, terlibat dalam penyusunan buku sejarah Salemba.

Saur Hutabarat: Mantan aktivis pers mahasiswa UI, mantan Pemimpin Redaksi Metro TV.

Chairul Tanjung: Mantan Ketua DM UI, pengusaha nasional (CT Corp). 

Baca juga: Cuaca Jambi Hari Ini Hujan di 7 Kabupaten Kota, Awas Jalan Nasional Banyak Lubang dan Korban

Baca juga: Guru SMKN 3 Tanjabtim Agus Saputra yang Dikeroyok Siswa Resmi Lapor ke Polda Jambi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.