Persebaya Surabaya Bajol Ijo Revolusi Skuad, Empat Pemain Hengkang: 2 Asing, 2 Pemain Lokal
January 16, 2026 01:32 PM

SURYA.co.id, Surabaya - Persebaya Surabaya memasuki putaran kedua BRI Super League 2025/2026 dengan wajah baru. Pelatih Bernardo Tavares melakukan langkah berani dengan mencoret empat pemain sekaligus, dua lokal dan dua asing, demi menata ulang skuad Bajol Ijo agar lebih kompetitif menghadapi persaingan yang semakin sengit.

Bernardo Tavares menegaskan keputusan melepas pemain diambil setelah evaluasi menyeluruh bersama manajemen. Ia menilai kontribusi setiap pemain harus sesuai kebutuhan tim.

“Kami perlu melihat apa solusi terbaiknya. Apa yang diberikan para pemain kepada tim sejauh ini. Bersama manajemen, kami akan memutuskan,” ujar Tavares beberapa waktu lalu.

Kini, Empat pemain resmi dilepas di bursa transfer paruh musim. Langkah ini dilakukan setelah Bajol Ijo mendatangkan tiga pemain asing asal Brasil.

Bruno Paraíba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes kini jadi amunisi baru Persebaya Surabaya berdasarkan catatan SURYA.co.id. Ketiganya diharapkan memberi warna segar dalam arsitektur permainan.

Rumor menyebut Persebaya masih akan mendatangkan tambahan pemain. Nama Joao Tavares dan Dimas Drajat santer dikaitkan dengan Bajol Ijo.

Perombakan ini menandai era baru di bawah Tavares. Ia ingin skuad lebih tajam dan konsisten di putaran kedua.

Daftar Pemain yang Hengkang

SELEBRASI – Rizky Dwi striker Persebaya melakukan selebrasi usai cetak gol ke gawang Persib Bandung
SELEBRASI – Rizky Dwi striker Persebaya melakukan selebrasi usai cetak gol ke gawang Persib Bandung (Instagram@rizkydwi.99)

Pemain pertama yang resmi meninggalkan Surabaya adalah Rizky Dwi Pangestu. Striker muda asal Banyuwangi ini dilepas ke Garudayaksa FC dengan status pinjaman.

Rizky hanya bermain 84 menit dari delapan penampilan. Ia belum mencatatkan gol sepanjang putaran pertama.

Kepindahannya diharapkan menambah jam terbang. Manajemen menilai langkah ini tepat untuk pengembangan kariernya.

Nama kedua adalah Diego Mauricio, striker asal Brasil. Perpisahannya menjadi saga transfer paling menyita perhatian.

Mauricio gagal memenuhi ekspektasi lini depan Bajol Ijo. Ia tampil tujuh kali dengan total 253 menit tanpa gol.

Meski fleksibel di posisi sayap, kontribusinya minim. Manajemen sepakat mengakhiri kerja sama lebih cepat.

Rumor menyebut Mauricio diminati East Bengal FC. Klub Liga Super India itu juga dihuni eks Persebaya, Muhammad Rashid.

Baca juga: Persebaya Surabaya Mengguncang Tavares Tancap Gas Bangun Fondasi Juara di Tengah Jeda

Di sektor penjaga gawang, Rendy Oscario harus angkat kaki. Kiper berusia 27 tahun kalah bersaing di bawah mistar.

Ernando Ari masih jadi pilihan utama. Andhika Ramadhani tampil solid sebagai pelapis.

Rendy kesulitan mendapat menit bermain reguler. Rumor menyebut ia akan merapat ke Semen Padang.

Nama terakhir adalah Dime Dimov, bek asal Makedonia Utara. Kepergiannya cukup mengejutkan publik Surabaya.

Dimov tampil dalam 12 laga dengan total 982 menit. Ia mencatat akurasi umpan mencapai 93 persen.

Nilai pasarnya mencapai Rp6,08 miliar. Ia sempat jadi pemain dengan nilai tertinggi di Bajol Ijo.

Unggahan fanbase @emosijiwaku menyebut Dimov sudah jalani latihan terakhir. Hal ini menguatkan kabar perpisahannya dengan Bajol Ijo.

Kepergian Dimov dan Mauricio membuka slot pemain asing baru. 

Tavares menyiapkan amunisi yang lebih sesuai dengan skema taktiknya.

Publik menilai langkah ini sebagai revolusi skuad. Era baru Bajol Ijo siap dimulai di putaran kedua.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.