TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berikut kunci Jawaban dan pembahasan soal mapel Agama Hindu kelas 4 SD halaman 93 94 95 96 Kurikulum Merdeka.
Mengerjakan soal Agama Hindu SD tak sulit lagi dengan ulasan ini.
Berikut kunci jawaban yang berhasil dirangkum TribunBali.com dari berbagai sumber.
Pada bagian ini, membahas tentang materi Kurikulum Merdeka Subha dan Asubha Karma.
Simak selengkapnya di sini.
Baca juga: Kunci Jawaban IPA Kelas 10 Semester 1 Kurikulum Merdeka Halaman 142, Ayo Cek Pemahaman
Pilihan Ganda Kompleks
11. Tiga perilaku yang baik atau suci meliputi: kayika parisudha artinya berperilaku yang baik, wacika parisudha artinya berkata yang sopan, dan manacikaparisudha artinya berpikir akan kebaikan semua makhluk.
Cermati pernyataan di atas, kemudian berilah tanda centang (√) jika sesuai dengan isi bacaan!
Savitri selalu berkata sopan, itu artinya Savitri telah melaksanakan ajaran wacika parisudha
Aditya berperilaku baik, itu artinya Aditya telah melaksanakan ajaran kayika parisudha
Tri Kaya Parisudha mudah dikatakan, namun sulit dilaksanakan
Tri Kaya Parisudha merupakan bagian dari ajaran subha karma
Jawaban:
Savitri selalu berkata sopan, itu artinya Savitri telah melaksanakan ajaran wacika parisudha;
Aditya berperilaku baik, itu artinya Aditya telah melaksanakan ajaran kayika parisudha;
Tri Kaya Parisudha merupakan bagian dari ajaran subha karma.
Baca juga: Kunci Jawaban Agama Hindu Kelas 4 Halaman 74 Kurikulum Merdeka: Ayo Berlatih
12. Tri Parartha artinya tiga macam perbuatan untuk mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan hidup, di antaranya yaitu asih artinya cinta kasih, punia artinya pemberian dengan tulus, dan bhakti artinya hormat dan bhakti.
Cermati pernyataan di atas, kemudian berilah tanda centang (√) jika tidak sesuai dengan isi bacaan!
Punia artinya pemberian dengan tulus
Tri Parartha terdiri dari asih, punia, dan bhakti
Tri Parartha merupakan bagian dari ajaran asubha karma
Asih artinya hormat dan bhakti
Jawaban:
Tri Parartha merupakan bagian dari ajaran asubha karma;
Asih artinya hormat dan bakti.
13. Bhakti kepada Hyang Widhi Wasa merupakan suatu keharusan karena Hyang Widhi Wasa sebagai sumber segala yang ada di dunia ini.
Berkat karunia Hyang Widhi Wasa, kita semua bisa hidup. Bhakti kepada orang tua merupakan suatu kewajiban karena orang tua telah berjasa melahirkan dan merawat kalian hingga saat ini.
Bhakti kepada guru dikarenakan gurulah yang berjasa mendidik dan mengajar sehingga kalian menjadi anak yang berbudi pekerti dan memiliki pengetahuan.
Cermati pernyataan di atas, kemudian berilah tanda centang (√) jika sesuai dengan isi bacaan!
Bhakti kepada guru juga disebut Bhakti kepada Hyang Widhi Wasa
Bhakti kepada orang tua karena telah berjasa mendidik dan mengajar
Bhakti artinya sikap hormat atau sujud
Bhakti kepada Hyang Widhi Wasa dengan cara sembahyang
Jawaban:
Bhakti artinya sikap hormat atau sujud;
Bhakti kepada Hyang Widhi Wasa dengan cara sembahyang.
14. Dalam kitab Sārasamuçcaya ditegaskan bahwa hakikat terlahir sebagai manusia adalah untuk meningkatkan kualitas diri dari perbuatan buruk (asubha karma) menjadi perbuatan baik (subha karma).
Dijelaskan pula dalam kitab Sārasamuçcaya bahwa lahir sebagai manusia sangat utama. Manusia mempunyai akal budi dan pikiran yang tidak dimiliki oleh makhluk lainnya.
Cermati pernyataan di atas, kemudian berilah tanda centang (√) jika sesuai dengan isi bacaan!
Ajaran subha dan asubha karma terdapat dalam kitab Sārasamuçcaya
Lahir sebagai manusia merupakan reinkarnasi
Terlahir sebagai manusia adalah untuk meningkatkan kualitas diri
Terlahir sebagai manusia sangat utama
Jawaban:
Ajaran subha dan asubha karma terdapat dalam kitab Sārasamuçcaya;
Terlahir sebagai manusia adalah untuk meningkatkan kualitas diri;
Terlahir sebagai manusia sangat utama.
15. Catur Paramita adalah salah satu ajaran subha karma. Kata Catur Paramita berasal dari bahasa Sanskerta. Catur berarti empat, Paramita berarti sifat dan sikap yang utama, juga berarti budi luhur/perbuatan terpuji.
Jadi, Catur Paramita artinya empat macam sifat dan sikap yang utama yang patut dijadikan landasan bertingkah laku.
Cermati pernyataan di atas, kemudian berilah tanda centang (√) jika tidak sesuai dengan isi bacaan!
Catur artinya empat
Catur Paramita terdiri dari maitri, karuna, mudita, dan upeksa
Catur Paramita juga diartikan empat budi luhur/ perbuatan terpuji
Paramita berarti sifat dan sikap yang utama
Jawaban:
Catur Paramita terdiri dari maitri, karuna, mudita, dan upeksa;
Catur Paramita juga diartikan empat budi luhur/perbuatan terpuji
Uraian
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan benar!
1. Jelaskan pengertian subha dan asubha karma!
Jawaban
Subha karma merupakan sebuah perilaku yang dilakukan oleh seseorang sesuai dengan ajaran dharma atau yang terpuji, sedangkan asubha karma
adalah suatu tingkah laku atau perbuatan yang dilakukan oleh seseorang yang merupakan perilaku adharma (tercela) dan dilarang oleh ajaran agama
Hindu.
2. Mengapa kita perlu mempelajari ajaran subha dan asubha karma?
Jawaban
Agar dapat memahami apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan.
3. Tuliskan alasanmu mengapa kamu harus melaksanakan ajaran Catur Paramita!
Jawaban
Catur Paramita dilaksanakan agar terbentuk rasa kasih sayang, mampu menghargai orang lain, mempunyai etika dan sopan santun, tidak
mementingkan diri sendiri. Dengan demikian, kita akan memiliki banyak teman.
4. Tulislah bagian-bagian Tri Mala beserta artinya sesuai dengan pemahamanmu!
Jawaban
Bagian-bagian Tri Mala:-
Moha artinya berpikir yang tidak baik.- -
Mada artinya berkata yang tidak baik.
Kasmala artinya berbuat yang tidak baik
5. Mengapa kita harus mempelajari dan menghindari ajaran Tri Mala dalam kehidupan sehari-hari?
Jawaban
Kita harus mempelajari atau memahami ajaran Tri Mala agar kita mengetahui perbuatan yang tidak boleh dilakukan. Jika kita tidak menghindari Tri Mala
dalam kehidupan sehari-hari, maka akan menimbulkan kesusahan. (*)
Disclaimer:
Itu dia kunci jawaban dan soal ulasan Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti kelas 4.
Pembahasan dan kunci jawaban ini hanya digunakan sebagai panduan belajar siswa.
Siswa diharapkan untuk mengerjakan soal terlebih dahulu secara mandiri.